NATANALIE SEMBIRING. MEDAN. Universitas Sumatera Utara (USU) patut bangga memiliki Ray Vivaldi Panjaitan. Pasalnya baru-baru ini ia telah sukses membawa nama harum Universitas Sumatera Utara di kancah kompetisi debat Bahasa Inggris tingkat nasional. Ray, begitu sapaan akrabnya, merupakan salah satu mahasiswa aktif Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP)  USU yang kini tengah menjalani Semester 2.

Ketertarikannya terhadap dunia Bahasa Inggris sudah dirasakannya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat menjalani pendidikan di SMP N 7 Medan, ia melihat banyak teman-temannya yang piawai berbahasa Inggris, namun sekolah tidak memiliki wadah untuk menampung dan mengembangkan kemampuan mereka.

Melihat kenyataan ini, ia beserta teman-temannya berinisiatif membuka ekstrakulikuler English Club. Menjadi pencetus ekstrakuliker English Club membuatnya banyak belajar mengenai Bahasa Inggris.




Ray merupakan sosok yang tidak mudah puas diri terhadap ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya. Ia terus belajar dan semakin mengasah kemampuannya berbahasa Inggris.

Kemampuan bahasa inggris yang dimilikinya sering membuatnya menjadi utusan sekolah untuk mengikuti perlombaan yang berbau Bahasa Inggris. Ray mulai mengasah kemampuan Bahasa Inggrisnya dengan sering mengikuti perombaan pidato Bahasa Inggris. Sayangnya, dari perlombaan yang ia ikuti tak sekali pun ia mendapatkan juara. Hal ini tidak menyurutkan motivasi Ray untuk terus belajar dan mengasah kemampuan Bahasa Inggrisnya.

Sembari menempuh dunia pendidikan, Ray merupakan mahasiswa yang aktif dalam berorganisasi. Namun, sampai saat ini, ia hanya mengikuti dan akan fokus pada satu organisasi saja, yaitu USU Society for Debate (USD).

“Sekarang ini saya lagi fokus di USD. Karena kan memang saya menyukai dunia Bahasa Inggris.,selain itu juga saya mau meraih prestasi yang lebih membanggakan lagi dalam dunia debat bahasa inggris” ungkap Ray, saat di wawancarai di gedung kesekretariatan USD.

Selama 2 tahun berjalan dan aktif di kegiatan English club USU membuat Ray sering mengikuti kompetisi-kompetisi debat bahasa inggris. Baik perlombaan yang bertaraf lokal maupun nasional. Prestasi yang pernah diraih oleh Ray diantaranya Juara 1 USU English Debate workshop 2016, Juara 1 English Speech Competition In Millennium ICT Center 2016, Juara 1 IEC (International Education Center) Debate Open In Novice Category 2017, 3’rd  Best Speaker di SOVED (Sumatera Overland Varsity Dabate) yang diadakan di Padang 2017. Ray juga pernah mengikuti ALSA (Asian Law Student Ascociation) yang diadakan di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung.

Walaupun sudah banyak pretasi yang diraih oleh Ray, tak membuatnya puas begitu saja. Ia terus berlatih dan berusaha demi mewujudkan cita-citanya menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis. Kebudayaan negara Perancis yang unik semakin menambah ketertarikan Ray terhadap negara Perancis. Selain memperdalam Bahasa Inggris, Ray juga giat berlatih bahasa asing lainnya seperti bahasa Jerman, Spanyol dan pastinya bahasa Perancis.

Anak pertama dari 3 bersaudara ini bangga terhadap dirinya karena mampu meraih prestasi dengan membawa nama harum USU di kancah nasional. Begitupun dengan kedua orangtua Ray yang sangat bangga terhadap prestasi-prestasi yang telah diraih.

“Iya, saya selaku orangtua, ya pasti bangga, ya, karena anak saya punya prestasi seperti itu. Apalagi terkadang ia mengikuti lomba debat sebagai perwakilan dari USU. Orangtua mana yang tidak bangga kalau anaknya seperti itu. Saya berharap walaupun sudah banyak prestasi yang diraih, Ray jangan menjadi orang yang sombong, tetaplah berbagi ilmu dengan teman-teman yang lain. Dan doa nya semoga Ray menjadi anak yang sukses dan dapat membanggakan semua pihak,” ungkap ibu Ray saat diwawancarai melalui telepon.




“Ray itu orangnya aktif banget, terus banyak prestasi yang sudah diraihnya. Apalagi Ray kan masih Semester 2 ya, tapi sudah membuat bangga nama Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU.

Pokoknya sukses terus buat Ray, semoga ke depannya banyak mendapatkan prestasi dan bisa membanggakan kitas emua,” ujar Fattah, salah satu teman dekat Ray.

Never Give Up and Always Try The Best in Your Life,” itulah prinsip hidup yang selalu dipegang teguh oleh Ray Vivaldi Panjaitan.

“Jangan karena sekali kita mengalami kegagalan, kita nggak mau mencoba lagi. Teruslah berusaha, jangan pernah menyerah karena tidak akan ada hasil yang menghianati usaha yang kita lakukan,” ungkap Ray saat diwawancara di Kampus FISIP USU.

Ke depannya, Ray ingin mencoba untuk mengikuti kompetisi bertaraf internasional. Hal ini menjadi salah satu impian Ray untuk menjadi Public Speaker muda di kancah internasional.






Leave a Reply