Kolom Eko Kuntadhi: COBA-COBA MENULIS HOAX

0
580

Kemarin saya menemui sebuah link berita seru, yang isinya statemen Erdogan meminta Rizieq menjadi penengah konflik Qatar vs Saudi (lihat di SINI). Saya berfikir, luar biasa ada orang bisa menuliskan berita gak masuk akal seperti itu.

Akhirnya saya jajal, bisakah saya menuliskan berita sejenis? Maka jadilah berita ini.

Catatan : Ini adalah hoax. Benar-benar hoax!!!!

                                            *  *  *  *

RIZIEQ MENOLAK DIMINTA SEBAGAI PENASEHAT TRUMP




Rizieq Shihab dikabarkan menolak tawaran pemerintah AS, untuk menempati posisi strategis bidang pemberdayaan perempuan pada pemerintahan Donald Trump.

Sumber di Gedung Putih menyampaikan, Prediden Trump sangat berharap Rizieq mau bergabung menjadi penasehat kepresidenan. “Demi meningkatkan peran perempuan AS di segala bidang.”

Tampaknya proposal pemerintah AS belum disetujui Rizieq. Menurut orang dekatnya, Rizieq menolak karena tawaran tersebut dianggap tidak jelas.

“Dalam email yang dikirim mereka tidak menyebutkan titel Imam Besar di depan nama Habieb. Kami lagi menunggu perbaikan redaksional. Janjinya mereka akan mengirimkan lagi esok.”

Tapi kabarnya bukan soal kesalahan ketik nama saja yang membuat Rizieq menolak ajakan Presiden Trump. Alasan sebenarnya adalah, Rizieq minta digaji dengan rupiah. Sementara pemerintah AS hanya menyanggupi menggajinya dengan dolar AS.

“Salary dari kami lumayan. Ada uang lembur juga. Cuma kami gak bisa membayar dengan rupiah. Lho, kami kan pemerintah AS. Bukan pemerintahan Jokowi,” ujar sumber Gedung Putih.

Karena terganjal banyak masalah, akhirnya Trump sendiri yang memutuskan bertemu Rizeq. Dengan berkedok kunjungan kenegaraan ke Saudi, tujuan Trump sebenarnya adalah untuk meminta Rizeq bergabung menjadi penasehatnya.

“Bukan hanya Rizieq. Kita juga berharap bisa merekrut Habib Novel menjadi penasehat pemerintah AS. Kami ingin tahu, bagaimana Pizza Hut bisa berubah menjadi Fitsa Hats. Tidak gampang menemukam orang punya kemampuan seperti itu,” ujar sumber Gedung Putih, yang ditemui di Stasiun Cikini, Jakarta.








Leave a Reply