Penangkaran Buaya PT Pelita Alam Lestari: “Itu Bukan Buaya Kami.”

 

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Seekor buaya diduga milik penangkaran buaya PT Pelita Alam Lestari Dusun 3 Penambungan, Desa Delitua (Kecamatan Namorambe, Deliserdang) ditemukan oleh warga di kolam ikan mas milik Mberngap Sembiring (62) di Dusun 1 Desa Delitua (Kecamatan Namorambe) [Jumat 16/6: sekitar 16.00 wib].

Informasi yang berhasil dihimpun oleh SORA SIRULO [Senin 19/6: sekitar 14.30 wib], sebelum kejadian, Remansah Sembiring (31) anak Mberngap Sembiring sedang mengambil ikan dikolam. Saat asyik menangkap ikan, Ramansah tiba-tiba dikejutkan oleh satu ekor buaya sepanjang 1 meter lebih mengejarnya.

“Saat itu, kita mengeringkan kolam ikan. Tiba-tiba dikejar oleh buaya, jelas saja saya lari,” kata Remansyah.

Begitu berlari, Ramansah langsung manggil orangtuanya dan mengatakan ada buaya di kolam ikan yang dikeringkan.




“Setelah saya kabari, ratusan warga pun datang ke kolam dan kami secara bersama-sama menangkap buaya itu,” bebernya.

Sementara Tongat Ginting (Kepala Desa Delitua), penangkaran buaya yang ada di Dusun 3 Penambungan Desa Delitua (Kecamatan Namorambe) sudah 2 kali didatangi polisi dari Poldasu. Dan penangkaran buaya itu sudah puluhan tahun berada di situ.

“Mengenai ijinnya kita tidak tahu. Hanya saja, kita mengetahui penangkaran buaya itu sudah puluhan tahun beroperasi,” katanya.

Lanjutnya, sewaktu kita bertemu dengan pihak penangkaran buaya, pihak penangkaran membantah buayanya lepas.

“Pihak penangkaran buaya menyuruh warga melapor dan menantang kita bertemu di pengadilan untuk membuktikan buaya siapa yang lepas itu,” beber Kades.

Sekcam Namorambe (syamsudin) mengaku tidak mengetahui apakah ijin PT Pelita Alam Lestari Dusun bergerak dalam bidang penangkaran buaya atau di bidang lain.

“Mengenai ijin kita tidak tahu, karena kita baru bertugas di sini. Pun demikian, kita akan jejaki mengenai ijinnya. Kalau ada warga yang menemukan buaya di kolam ikan, segera laporkan ke polisi,” ucap Sekcam.




Sementera Yessy (37) Humas PT Pelita Alam Lestari mengatakan, buaya yang didapat warga bukan buaya milik perusahaan tempatnya bekerja.

“Kita sudah menjelaskan hal itu kepada warga,” cetusnya.

Pantauan wartawan di lapangan, akibat penemuan buaya tersebut, ratusan warga dl Desa Delitua mendatangi penangkaran buaya PT Pelita Alam Lestari untuk meminta pertanggungjawabanya.

“Jadi kalau tidak buaya PT Pelita Alam Lestari yang lepas ke kolam warga, buaya siapa lagi? Sebab, tidak pernah buaya ada di desa kami. Dan jarak penemuan buaya ke PT Pelita Alam Lestari, hanya paling jauh 200 meter,” beber ratusan warga yang hendak bertemu dengan pihak penangkaran buaya.






Leave a Reply