Kyai Haji Almukarom Jonru Ginting kemarin mengeluarkan fatwa yang ditujukan untuk umatnya. Dia memerintahkan pengikutnya untuk menghindari sholat Ied di masjid Istiqlal. Alasannya karena yang memberi ceremah Iedul Fitri di sana adalah Habib Quraish Shihab.

Tentu saja seruan tokoh nasional yang sebentar lagi diorbitkan menjadi tokoh dunia dan tokoh jagad raya ini diaminkan para pendukungya. Siapa juga yang berani melanggar fatwa ulama besar yang nyambi jualan seprei ini? Emang kamu mau tidur cuma beralaskan tikar?




Menurut Jonru, Habib Quraish Shihab tidak layak jadi penceramah sholat ied. Sebab, katanya, ilmu agamanya tidak sejalan dengan fikiran Jonru. Setidaknya Habib Quraish tidak bisa menemukan hubungan crane yang jatuh menimpa jemaah haji di Saudi tahun lalu, dengan kehadiran Jokowi. Sedangkan Jonru bisa.

Bukan hanya itu. Dia bisa menemukan 1000 alasan untuk membenci pemerintahan Jokowi. Sementara Habib Quraish yang dibicarakan melulu kasih sayang Allah kepada hambaNya.

Jonru menuding ustad Quraish pengikut syiah, hanya karena beliau juga membaca dan menggunakan kitab-kitab syiah sebagai rujukan. Sedangkan Jonru tidak perlu menggunakan kitab apa-apa untuk mengeluarkan fatwa.

Jonru menuding ustad Quraish sesat, hanya karena beliau mengatakan bahwa surga semata-mata adalah karena pemberian dan kasih sayang Allah. Sementara bagi Jonru surga dan neraka bisa ditentukan olehnya.

Jelaslah ketinggian ilmu Jonru. Ustad Quraish tidak punya upaya menentukan siapa masuk surga, siapa masuk neraka. Jonru bisa. Dia bisa menuding orang lain sesat dan ahli neraka, bahkan mendahului ketetapan Tuhan.

Orang yang menulis buku ‘Tips Menerbitkan Buku Best Seller’, padahal tidak ada satupun bukunya yang best seller ini, telah menjatuhkan fatwa. Bahwa dilarang menghadiri sholat ied di masjid Istiqlal, sebab penceramahnya adalah seorang ahli tafsir Alquran, penulis puluhan kitab keagamaan yang fikirannya jadi salah satu rujukan studi Alquran di kampus-kampus besar dunia.

Tapi kalau KH Almukarom Jonru sudah berfatwa siapa yang sanggup mencegah? Bahkan kabarnya ulama-ulama Saudi saja kini jadi followers setia Jonru.

Saya pernah usulkan kepada BKKBN, agar menjadikan Jonru sebagai bintang iklan. Saya yakin ini akan mempercepat kesuksesan program KB. Caranya, pasang foto tokoh ini besar-besar. Di bawah foto, dituliskan, “Ibu-ibu yang tidak mau KB, anaknya bersiko mirip seperti ini.”








Leave a Reply