EMMY F. PURBA. BERASTAGI. Tim pencari turis asing yang hilang di Puncak Sibayak mengadakan sebuah ritual Suku Karo di hari ke 5 pencarian mereka.

Hingga saat ini, turis asing asal Jerman yang hilang dalam pendakian di Gunung Sibayak (Kabupaten Karo) belum juga ditemukan.

Beberapa hari lalu, Bupati, Dandim, dan Kapolres Karo ikut naik ke puncak Sibayak untuk membantu tim pencari dan memantau situasi pencarian warga negara Jerman yang hilang di puncak Sibayak. Dalam perjalanan pulang dari puncak Sibayak, Pak Bupati, Dandim dan Kapolres bersama dengan BPBD menelusuri jalan pulang dengan berjalan kaki sambil mengamati sisi kiri kanan jalan turun gunung mencari turis tersebut.

Sudah 5 hari berlalu, belum juga ada tanda-tanda ditemukannya turis tersebut.

Adapun ritual Suku Karo yang diadakan adalah dengan mempersembahkan berbagai makanan dan bahan mengunyah sirih di atas altar segitiga yang disebut anjab oleh orang Karo. Seekor ayam putih kemudian dilepas ke hutan sebagai tawaran pertukaran dengan keramat Gunung Sibayak agar mereka melepaskan turis Jerman yang mereka tawan.

Menurut kepercayaan Karo, hanya bila keramat Gunung Sibayak melepaskan turis Jerman itu dari tawanan mereka manusia dapat menemukannya atau dia sendiri menemukan jalan pulang ke dunia manusia.








Leave a Reply