DENHAS MAHA. MEDAN. Kemacetan jalan lintas Pancurbatu menuju Kabanjahe kerap terjadi setiap hari. Penyebab utamanya sangat jelas karena tepat di Pancurbatu (Kecamatan Pancurbatu, Kabupaen Delsierdang) terdapat sebuah pasar tradisional dan terminal angkutan kota (angkot).

Di sepanjang jalan itu juga rutin berjejer mobil angkot yang menunggu para penumpang yang sedang berbelanja di pasar tradisional.

“Jalan lintas Pancurbatu yang kecil dan padat setiap harinya dilalui oleh ribuan mobil dan pada akhir pekan berlipat dilintasi mobil pribadi yang menuju lokasi objek wisata permandian Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Brastagi, tempat hiburan Mickey Holiday dan pegunungan Bukitkubu. Dianggap perlu pengkajian lebih dalam untuk dilakukan pelebaran jalan atau pemidahan pasar tradisional Pancurbatu ke tempat yang tidak berada di sisi jalan,” ungkap Mulia Siregar yang setiap akhir pekan membawa keluarganya liburan.




Tambahnya, kemacetan yang terjadi di lintas Pancurbatu ini berdampak besar terhadap harga sayur mayur yang dibawa ke Kota Medan dari pegunungan Karo.

“Apalagi ketika ada ambulan melintas membawa orang sakit, bisa makin parah dan bahkan meninggal apabila tidak cepat sampai ditangani,” katanya.

Bapa Netty beru Sembiring menambahkan, tanda-tanda lalu lintas dilarang parkir yang sangat jelas terpasang di sekitar pasar tradisional kerap diabaikan oleh ratusan pengendara becak bermotor (betor) dan pembeli yang menggunakan sepeda motor memarkirkan kendaraannya di pinggir sepanjang badan jalan.

“Apalagi supir angkutan umum, sesuka hati menurunkan dan menaikkan penumpang di lokasi pasar tradisional Pancurbatu,” ujarnya.

Untuk mengurangi menghindari kemacetan, pemerintahan kecamatan di tahun yang lalu pernah menyarankan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di pasar tradisional bagian belakang Pancurbatu, namun ditolak dan hingga saat ini semakin meringsek ke jalur jalan. Semoga kemacetan yang sering terjadi ini menjadi perhatian pemerintahan kabupaten Deliserdang ke depannya.

Keberadaan pasar tradisional yang menyebabkan kemacetan mempunyai efek yang besar terhadap harga komoditi, industri pariwisata dan lainnya terhadap daerah lain selain Deliserdang sendiri.








Leave a Reply