NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Setelah sebulan penuh dihentikan karena memasuki bulan puasa sekaligus Hari Raya Idul Fitri 1438 H, perhelatan Panggung Seni Budaya (PSB) kembali digelar di Jl. Pulau Penang [Minggu 9/7: Malam]. Kali ini, Dinas Pariwisata Kota Medan selaku penyelenggara PSB mengusung tema Urban Night untuk menghibur para pengunjung.

Meski hujan deras mengguyur, namun pertunjukan yang digelar dalam rangka melestarikan seni dan budaya seluruh etnis yang ada di Kota Medan ini tetap berjalan. Walaupun pengunjung tidak seramai biasanya, mereka tetap menikmati  penampilan band dan tarian yang dibawakan oleh anak-anak muda Kota Medan tersebut.




Selain seratusan pengunjung, pertunjukan Urban Night ini juga disaksikan langsung Wakil Wali Kota Medan (Ir Akhyar Nasution MSi) didampingi Plt Kadis Pariwisata Kota Medan (Budi Hariono SSTP MAP) beserta Kadis Perdagangan Kota Medan (Syarif Armansyah SH).

Di pertunjukan Urban Night ini, nuansa etnis hilang berganti dengan musik dan tarian kekinian yang menggambarkan suasana ibukota Provinsi Sumatera Utara pada malam hari. Selain band dan sejumlah tarian, panggung juga diisi dengan penampilanm stand up comedy.

Untuk menghidupkan suasana, pembawa acara membawakan sejumlah kuis yang berisikan pertanyaan seputaran Kota Medan. Malah Wakil Wali Kota juga diminta untuk memberikan satu pertanyaan kepada para pengunjung.

“Siapa yang bisa menjawab dimana letak titik nol Kota Medan,“ tanya Wakil Wali Kota Medan kepada para pengunjung.

Salah seorang pemuda yang hadir langusng menjawab pertanyaan tersebut.

“Titik nol Kota Medan terletak di Tugu Kantor Pos,” jawabnya.

Wakil Wali Kota pun mengatakan jawaban itu benar dan kemudian memberikan goodie bag yang berisikan souvenir dari Dinas Pariwisata.

Usai memberikan goodie bag,  Wakil Wali Kota pun memberikan sejumlah arahan dan masukan agar perhelatan PSB dikemas lebih baik lagi sehingga menjadi pertunjukan yang menarik  bagi masyarakat. Dengan demikian jumlah pengunjung yang datang akan lebih banyak lagi.




“PSB Kota Medan harus terus diselenggarakan dengan menampilkan sajian hiburan yang lebih meriah lagi, sehingga masyarakat tidak bosan untuk menyaksikan hiburan ini dan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati sajian kesenian kota Medan,” kata Wakil Walikota.

Setelah menyaksikan berbagai pertunjukan di panggung utama, mantan anggota DPRD Medan itu kemudian meninjau stand-stand yang menjual hasil-hasil kerajinan khas kota Medan seperti sepatu, kaos, minyak kusuk serta stand yang menyajikan kuliner seperti kopi dan sate.

Sementara itu Plt Kadis Pertamanan (Budi Hariono SSTP MAP) mengatakan, semua masukan dan saran yang diberikan Wakil Wali kota akan ditindaklanjuti, sehingga PSB menjadi pertunjukan yang benar-benar menghibur. Selain itu untuk memeriahkan event ini, mereka pun berencana menggandeng para pelajar SMA untuk berpartisipasi dan mengisi PSB.

“Kita tahu para pelajar SMA aktif berlatih tari-tarian daerah melalui ekstra korikuler di sekolahnya masing-masing. Untuk itu kita mengajak mereka agar menjadikan panggung PSB ini sebagai pentas  unjuk kebolehan. Kita yakin mereka akan  memberikan yang terbaik,” jelas Budi.

Atas dasar itulah mantan Kabag Humasy Setdakot Medan ini mengatakan, pihaknya segera mengundang sejumlah SMA untuk mengisi PSB.

“Insya Allah untuk pertunjukan malam Sabtu [14/7], PSB akan diisi oleh siswa SMA,” ungkapnya.






Leave a Reply