DENHAS MAHA. MEDAN. Mahasiswa Karo Pencinta Budaya dan Sejarah Karo bersama masyarakat Kuta Lau Cih (Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang) turun merenovasi makam Sibayak Lau Cih [Selasa 12/7].

Mahasiswa pencinta budaya dan sejarah Karo lintas kampus yang terdiri dari USU, UMA, UMSU, Universitas HKBP Nommensen, ITM, IMELDA, Darma Agung dan AMIK MBP Medan melakukan pembersihan dan pengecatan di kawasan Makam Sibayak Lau Cih.

Atas nama masyarakat Lau Cih Kuta, Karni Sembiring Pelawi berterimakasih kepada mahasiswa yang melakukan pembersihan terhadap makam Sibayak Lau Cih. Dia menyampaikan, jarang sekali melihat mahasiswa yang mencintai sejarah dan bangga pada hari ini melihat kehadiran mahasiswa Karo lintas kampus datang ke Lau Cih Kuta.




Menanggapi ini, koordinator mahasiswa lintas kampus (Rusmadi Ginting Manik) mengatakan, kehadiran mereka di desa ini merupakan salah satu tanggungjawab moral sebagai mahasiswa Karo untuk menjaga kelestarian sejarah budaya Karo, khususnya makam Sibayak Lau Cih.

“Kita mengajak seluruh mahasiswa Karo untuk dapat bersama-sama menjaga kelestarian Sibayak Lau Cih,” pesannya kepada SORA SIRULO.

Andelta Sembiring Kembaren yang juga merupakan ketua IMKA AMIK MBP menambahkan, sejarah merupakan sesuatu yang bernilai dan tidak dapat terulang kembali.

“Kita bangga bisa turut hadir walau hanya sekedar melakukan kebersihan dan melakukan pengecatan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, mahasiswa lintas kampus sekaligus mendalami sejarah Sibayak Lau Cih sehubungan dengan mencuatnya berita terkait Ulayat Sibayak Lau Cih yang sedang terlibat sengketa belakangan ini. Mereka berharap permasalahan ini cepat terselesaikan.








Leave a Reply