Mulai Rumah Tjong Afie Sampai Lapangan Merdeka

 

NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan menggelar Karnaval Budaya yang berlangsung dari Rumah Tjong Afie Jl. Ahmd Yani sampai Jl. Pulau Pinang pagi ini [Minggu 16/7].

Karnaval Budaya  ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-427 Kota Medan tahun 2017. Selain mobil hias, parade akan dimeriahkan dengan penampilan para peserta mengenakan kostum yang sangat menarik hasil modifikasi.

Tidak itu saja, pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) akan dilakukan dalam Karnaval budaya ini dengan menampilkan peragaan Batik Khas Medan Terbanyak. Direncanakan, kegiatan ini akan digelar mulai pukul 08.00 WIB usai pelaksanaan Car Free Day sampai pukul 12.00 WIB.

Untuk itu Wali Kota Medan (Drs  HT Dzulmi Eldin) mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Medan agar datang beramai-ramai dengan membawa anggota keluarganya guna menyaksikan Karnaval Budaya tersebut. Apalagi kegiatan ini akan dikemas sedimikian apik untuk memuaskan warga.

“Ayo datang beramai-ramai untuk menyaksikan Karnaval Budaya ini. Selain mobil hias dan menampilkan aneka kostum menarik hasil modifikasi, juga banyak rangkaian acara menarik yang digelar dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Medan ini,” kata Wali Kota diwakili Plt Kadis Pariwisata Kota Medan, Budi Hariono SSTP [Jumat 14/7].




Budi menjelaskan, peserta yang mengikuti Karnaval Budaya tahun ini tahun ini dipastikan lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnyaa, termasuk peserta tarian etnis yang akan memerihakan Karnaval budaya. Di samping itu juga akan ditampilkan kostum modifikasi di mobil hias.

“Saya yakin kegiatan ini mampu menghibur warga Kota Medan,” ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan Karnaval Budaya ini, Budi mengatakan ada dilakukan pengalihan arus menyusul dilakukannya penutupan sejumlah ruas jalan sehingga mengganggu kenyamanan dan kelancaran masyarakat  pengguna jalan. Oleh karenanya mantan Kabag Humasy Setdakot Medan itu menyampaikan permintaan maafnya.

“Kami memohon maaf kepada seluruh warga, sebab nantinya dari Jalan Ahmad Yani atau persis di depan rumah Tjong A Fie akan ditutup, sampai ke arah Lapangan Merdeka. Atas ketidaknyamanan ini, saya sekali lagi menyampaikan permintaan maaf. Oleh karenanya saya menghimbau warga agar mencari jalan alternatif guna mengatasinya. Atas ketidaknyamanan ini, saya sekali lagi mohon maaf,” tuturnya.




Sebelum Karnaval Budaya, jelas Budi, pihaknya juga melaksanakan pagelaran multi etnis di Lapangan Merdeka Medan [Sabtu 15/7: Malam]. Dalam event ini akan ditampilkan seni dan tari dari 14 etnis yang bermukim di Kota Medan.

Masing-masing etnis diberi kesempatan waktu 30 menit untuk  tampil mempertunjukkan seni dan budaya.

Sementara itu menurut Pelaksana Event Pagelaran Multi Etnis Karnaval Budaya Kota Medan, Yandrinal, menjelaskan selain menjadi hiburan bagi warga Kota Medan, tujuan kegiatan paling substansif dari acara ini untuk meningkatkan budaya kebersamaan, kepedulian dan rasa cinta kepada Kota Medan untuk ‘Medan Rumah Kita’ sesuai tagline Pemko Medan.

Selanjutnya tambah Yandrinal lagi,  sebagai upaya melestarikan budaya etnis yang ada di Kota Medan, sekaligus meningkatkan dan promosi kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Oleh karena itu pihaknya akan berupaya sebaik mungkin mengorganisir acara ini secara maksimal. Segala persiapan tengah dilaksanakan, agar event tersebut menjadi suguhan berkesan bagi seluruh warga Medan khususnya, dan wisatawan.

Apalagi selain pagelaran etnis dan parade budaya, Yandrinal mengatakan, pihaknya juga akan menampilkan tarian kolosal 14 multi etnis, serta  penyerahan bantuan kepada kaum disabilitas, lucky draw dan hiburan band lokal untuk menghibur warga.

“Insya Allah Bapak Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, nantinya akan membuka langsung acara ini,” kata Yandrinal






Leave a Reply