JEBTA B SITEPU. BANGKA BELITUNG. Banjir masih merendam beberapa daerah hingga ketinggian 2 meter di Kabupaten Belitung Timur. Menyusul adanya beberapa jembatan yang roboh atau amblas menyebabkan beberapa wilayah di Kecamatan Gantung dan Kecamatan Manggar terisolir. Kedua wilayah kecamatan itubelum dapat dijangkau dan juga masih terendam banjir.

BNPB mengerahkan dua helikopter jenis Bolco dan MI-17 untuk melakukan pemantauan banjir dan distribusi logistik. Heli MI-17 mengangkut logistik berupa makanan siap saji, kidwear, perahu karet dan lainnya yang akan disalurkan ke Kab. Belitung Timur.

Kepala BNPB bersama Bupati Belitung, Kapolres Belitung dan Sekretaris Provinsi Bangka Belitung telah meninjau lokasi banjir di beberapa daerah di Belitung Timur menggunakan heli Bolco. Berdasarkan pantauan dari udara daerah yang masih parah terendam banjir adalah di Kecamatan Gantung.




Kepala BNPB (Willem Rampangilei) mengatakan, dari udara, terlihat bahwa masih banyak perumahan penduduk yang terendam banjir hingga atap rumah.

“Banjir belum surut karena debit sungai masih tinggi. Akses jalan terendam banjir. Distribusi bantuan dapat disalurkan dari udara dan perahu. Kita belum memperoleh data jumlah penduduk yang terdampak dan jumlah pengungsi yang lengkap. TNI dan Polri telah kita perintahkan untuk mempercepat pendataan,” kata Kepala BNPB itu.

Banjir yang menyebabkan badan jalan amblas di Dusun Selumar Desa Selunsing Kecamatan Gantung (Kabupaten Belitung Timur) terlihat sudah surut. Namun kendaraan tidak dapat melewati.

“Begitu juga jembatan roboh di Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung dan Desa Lilangan (Belitung Timur) tidak dapat dilalui kendaraan. Kita bicarakan dengan Dinas PU dan Kementerian PU Pera untuk mengatasi darurat jembatan dan jalan tersebut,” tambah Willem.

Hujan deras masih terus mengguyur Belitung dan Belitung Timur. Bahkan kemarin [Selasa 18/7] hujan deras yang berlangsung sejak pagi hingga siang menyebabkan Bandar Udara H. A.S. Hanandjoeddin di Tanjung Pandan Belitung sempat ditutup.

Kepala BNPB pada hari ini menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Wakil Gubernur Babel. Bantuan berupa perahu karet kapasitas 10 orang 1 buah, mesin perahu karet 25 pk 1 buah, dayung perahu 2 buah, tali evakuasi 1 buah, jas hujan 2 buah, ban dalam 4 buah, sepatu bot 12 buah, pompa angin perahu 1 buah, tangki bbm 1 buah, makanan tambahan gizi 100 paket, lauk pauk 100 paket, sandang 40 paket, selimut 30, mie instant 50 dus, tenda gulung 200 lembar, family kits 200 paket, kidsware 200 paket, MP ASi 250 dus, makanan tambahan ibu hamil 250 dus.

“Bantuan tersebut diangkut sebanyak 2 sorti dan segera disalurkan kepada korban banjir,” ujar Direktur Tanggap Darurat BNPB Junjungan Tambunan

Hadir dalam penyerahan tersebut Kepala BNPB, Wakil Gubernur Prov. Babel, Bupati Kab. Belitung, Sekda Kab. Belitung Timur, Direktu Tanggao Darurat BNPB, Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Danlanud H.AS Hanandjoeddin dan Kapolres Belitung.








Leave a Reply