Oleh: Maju Sembiring (Jakarta)

 

Tubuh perempuan itu makin cantik, makin seksi, indah dan lengkap ketika tubuhnya dibalut beka buluh.

Tidak ada yang salah untuk memperkenalkan Suku Karo di tengah -tengah bangsa ini. Kalau mau dikenal orang tentu kita keluar dari jona aman, keluar dari kandang. Karo itu harus berdampak bagi bangsa ini.

Jika tidak lewat yang lain mudah-mudahan lewat uis gara, beka buluh (tenunan Karo). Lewat tangan-tangan terampil desainer barangkali uis gara ataupun pakaian lain bisa diajukan menjadi pakaian wajib PNS Sumatera Utara kalaupun tidak menjadi pakaian wajib PNS Pemkab Karo.

Kita jangan menutup, melawan jaman. Uis gara, beka buluh mau dijadikan tas jinjing, dompet, topi, baju dinas, jilbab, tas gendong, dan pakaian musim dingin maupun panas. Kita harus mendukungnya. Hidup kita tidak harus melihat terus kemasan lama, kaku.

Kita perlu berubah, dinamis termasuk motif modis uis gara, beka buluh.

FOTO HEADER: Rumah Uis.








Leave a Reply