Kolom Ganggas Yusmoro: Prabowo ke SBY. Tidak ada Rissik, Aminpun Jadi. Apakah Ada Korelasi?

0
679

Kira-kira, apa ada korelasi demo kemarin [Jumat 28/7] yang dipimpin oleh Pak Amin dengan pertemuan The Legend tokoh politik antara Prabowo dan Pak Mantan?

Ini yang musti diwaspadai. Jika Prabowo dan Pak Mantan jagongan serius membicarakan deal-deal menghadapi 2019, rasanya pembicaraan itu masih terlalu dini. Masih terlalu pagi. Kata orang di kampungku masih terlalu isuk ithuk-uthuk. Apalagi sempat ada pertemuan tertutup, tentu malah membuat tanda tanya besar. Apa sih yang dibicarakan? Apakah ada korelasi dengan demo kemarin?




Jelas, peristiwa demi peristiwa dari demo-demo yang berjilid-jilid, kepolisian telah menangkap beberapa orang. Mulai dari Al Kathah, Ratna Sarumpaet hingga Sri Bintang Pamungkas yang ditengarai akan berbuat makar. Akan membuat Jakarta menjadi chaos.

Tidak dipungkiri juga, melakukan makar tentu di samping butuh dana yang tidak sedikit, harus juga ada kekuatan besar yang membekengi.

Di sinilah yang musti diwaspadai. Di sinilah kita semu mencermati keadaan kemarin.

Bercermin dari kekalahan 2014, dimana saat itu semua amunisi rasanya juga sudah dikeluarkan dan sudah dipakai, mulai isu PKI dll, tentu butuh darah segar. Tentu butuh strategi baru agar supaya 2019 Wong Solo bisa terjungkal. Sukur-sukur sebelum 2019 Wong Solo bisa lengser, tentu makin bagus. Akan lebih bersukacita tiada tara.

Dalam beberapa statemen, sering Pak Amin bilang: “Melengserkan Suharto dan Gus Dur saja mudah, apalagi melengserkan Jokowi.”




Apakah ucapan super ngawur itu juga ngawur? Rasanya tidak. Pak Amin ingin mendapat respon dari mahasiswa. Paling tidak ada dukungan BEM gitulah. Namun rupanya kecele.

BEM malah menutup telinga. Karena mahasiswa juga sudah pada pinter. Pak Amin sejatinya hanya penumpang gelap yang naik gratis.

Nah, mengetahui mahasiswa malah adem ayem, lalu yang bisa dihasut siapa?

Inilah yang terjadi kemarin. Meski tidak ada Rissik, Aminpun jadi. Dan, dua tokoh yang kemarin bercengkerama, bisa jadi menanti berita yang paling diharapkan.

Itulah kiranya…


Leave a Reply