JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Usai melakukan penertiban 386 kios penampungan, Tim Gabungan Penegakan Perda Pasar Penampungan Jalan Bulan  tetap siaga di kawasan Jl. Bulan [Rabu 25/7]. Hal itu dilakukan  untuk mengantisipasi kemungkinan para pedagang kembali berjualan di tempat tersebut. Meski demikian beberapa pedagang  masih nekat  berjualan di emperan toko.

Pasca  penertiban yang menyebabkan 4 petugas Satpol PP itu terluka, seluruh kios pedagang telah rata dengan tanah. Sebagian besar material sisa pembongkaran kios masih terlihat di lokasi, sedangkan sisanya telah diangkut  pedagang sendiri.

Di tengah pegawasan yang dilakukan tim gabungan, pihak PD Pasar tampak melakukan pendekatan persuasif sekaligus himbauan kepada yang masih protes dan nekat berjualan di kawasan Jl. Bulan. Melalui sosialisasi itu, pihak PD Pasar minta kepada para pedagang agar pindah dan berjualan di pasar-pasar yang telah ditetapkan.




Sebelum melakukan pengawasan, tim gabungan seperti biasa menggelar apel di seputaran Jalan Bulan dipimpin Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan.  Dalam arahannya, Sofyan mengingatkan bahwasannya keberadaan tim gabuingan hanya bersifat monitoring dan tidak boleh melakukan penertiban.

Usai apel, tim gabungan selanjutnya bersiaga penuh di seputaran Jalan Bulan, terutama di lokasi bekas kios penampungan yang dibongkar. Sejumlah pedagang, terutama kaum ibu sempat melakukan protes. Mereka memprotes keras pembongkaran dan bersikukuh ingin berjualan kembali di tempat semula.

Namun, protes ini tidak memicu terjadinya keributan. Selain tim gabungan tidak merespon, pihak PD Pasar terus melakukan pendekatan sehingga protes pun berakhir. Kondisi kawasan Jl. Bulan kembali kondusif meski masih banyak material bekas kios berserakan di tengah jalan. Kondisi ini terjadi karena jadwal pembersihan direncanakan mulai [Kamis 27/7].

Menurut Kasatpol PP Kota Medan, Sofyan pengawasan pasca penertiban ini dilakukan mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB.

“Pengawasan ini kita lakukan untuk mencegah agar para pedagang tidak berjualan kembali. Kemudian besok (hari ini) akan dilakukan pembersihan lokasi oleh SKPD terkait,” kata Sofyan.

Selain pembersihan, SKPD lainnya juga akan melakukan penataan seperti perbaikan jalan, normalisasi drainase serta rekaya lalu-lintas yang diikuti dengan pemasangan rambu-rambu lalu lintas dan penghijauan.

“Untuk itu, besok pengawasan kita lakukan mulai pukul 07.30 WIB,” ungkapnya.

Dengan penataan yang dilakukan di Jl. Bulan, Sofyan berharap kawasan itu tidak kumuh dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Di samping itu juga dapat mengurai kemacetan yang terjadi, terutama pada saat-saat jam sibuk.

“Selama ini masyarakat pengguna jalan enggan melintasi Jalan Bulan. Selain rusak, juga dipenuhi pedagang berjualan sehingga sulit dilintasi,” paparnya.








Leave a Reply