Wali Kota Luncurkan Layanan Tanggap Darurat PSC 119

0
210

NELSON GINTING. MEDAN. Guna membantu penanganan kesehatan masyarakat, Pemko Medan  meluncurkan layanan tanggap darurat Public Safety Center (PCS) 119 di Jl. Ibus Raya Medan [Selasa 25/7]. Kehadiran layanan PSC 119 ini yang tidak hanya berhubungan dengan kecelakaan tetapi juga dalam situasi kritis.

Peluncuran layanan PSC 119 ini dilakukan langsung Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Dikatakan Wali Kota, pelayanan kesehatan ini merupakan upaya yang diselenggarakan pemerintah untuk memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan.

“Dengan adanya nomor pelayanan kesehatan ini, masyarakat bisa mendapatkan pelayan ambulans dan tenaga medis saat berada kondisi gawat darurat. Apa yang kita lakukan ini dalam upaya untuk meningkatkan derajat kesehatah masyarakat,” kata Wali Kota.

Di hadapan segenap jajaran Dinas Kesehatan Medan, camat  se-Kota Medan, perwakilan rumah sakit, Wali Kota memaparkan, layanan PSC 119 ini merupakan komitmen Pemko Medan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Untuk itu, Wali Kota berharap agar masyarakat dapat menikmati layanan ini secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya apa pun.




Demi suksesnya layanan PSC 199,  Wali Kota mengharapkan semua pihak yang terlibat agar dapat bekerjasama dengan baik dan ikhlas, sebab ini merupakan pekerjaan yang mulia.

“Kita ini pelayan masyarakat, jadi sudah sepantasnya kita melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Untuk itulah, tegas Wali Kota, Pemko Medan akan terus berupaya meningkatkan layanan, baik itu menyangkut sarana maupun prasarananya serta koordinasi sehingga pelayanan kesehatan terhadap masyarakat berjalan dengan lancar dan efektif.

Sebelumnya Kadis Kesehatan Kota Medan, drg Usma Polita mengungkapkan, layanan call center ini sebagai salah satu upaya memberikan pelayanan kepada warga yang berada dalam kondisi gawat darurat sekaligus meningkatkan kinerja aparatur tenaga kesehatan.

“Dengan menghubungi nomor kesehatan ini, masyarakat cepat mendapat bantuan saat berada dalam kondisi gawat darurat. Sesuai dengan standar yang diterapkan WHO, penanganan terhadap kondisi gawat darurat harus sudah dilakukan paling lama 15 menit,” terang Usma.

Selain pelepasan balon, peluncuran layanan PSC 119 juga ditandai dengan pemeriksaan sejumlah mobil ambulans yang akan digunakan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Kemudian diikuti dengan pemakaian rompi kepada petugas PSC 119  yang dilakukan langsung Wali kota.




Agar layanan ini efektif dan dimengerti masyarakat, peluncuran juga ditandai dengan sosialisasi melalui layar televisi. Dalam tayangan itu digambarkan dengan jelas bagaimana proses jika masyarakat ingin menghubungi layanan PSC 119 dan cepatnya bantuan yang diberikan.

Di samping peluncuran layanan PSC 119, acara juga dirangkaikan dengan halal bi halal sekaligus tepung tawar 22 orang ASN di lingkungan Dinas Kesehatan Medan yang akan menunaikan ibadah haji. Tepung tawar dilakukan langsung Wali Kota.

“Mari luruskan niat kita, karena berhaji tidak untuk menambah titel di depan nama, melainkan untuk semakin mendekatkasn diri kepada Sang Khalik dan menjadi insan yang lebih baik lagi ke depan,” pesan Wali Kota.


Leave a Reply