Tangan dingin Yong dalam industri logistik telah terbukti dalam pertumbuhan pesat dan kelancaran proses konsolidasi pengoperasian unit bisnis pengiriman barang di Thailand dalam masa-masa sulit.

 

EMMY F. PURBA. JAKARTA. Vincent Yong, adalah nama yang tidak asing lagi dalam industri logistik sebagai ahli pemberi solusi masalah-masalah rumit dalam bisnis industri logistik. Beliau telah resmi ditunjuk sebagai Managing Director yang baru untuk DHL Global Forwarding Indonesia, sebuah perusahaan terkemuka dalam layanan pengiriman barang melalui darat, laut dan udara.

Sebagai Chief Operating Officer DHL Global Forwarding Thailand pada jabatan sebelumnya, Yong berhasil membawa timnya melewati keadaan politik yang penuh dengan ketidakpastian pada tahun 2006, bencana alam banjir pada tahun 2011 dan berbagai masalah infrastruktur yang dihadapi oleh Thailand. Hal ini terbukti dari pengembangan unit bisnis dan kelancaran proses konsolidasi operasional bisnis pada Multimodal Hub seluas 100.000 sqft di Bandara Suvarnabhumi, Thailand.

“Vincent sekali lagi menunjukkan keberhasilannya menghadapi tantangan sulit di tengah rumitnya industri logistik di kawasan Asia Tenggara,” ujar Thomas Tieber, CEO, DHL Global Forwarding ASEAN dan Asia Selatan.




“Saya tidak ragu sedikit pun akan keahlian dan disiplin luar biasa yang dimiIikinya. Saya yakin, dengan modal tersebut, beliau dapat membawa DHL Global Forwarding Indonesia menuju babak baru yang jauh lebih baik — dan menjadi kebanggaan bagi karyawan lain maupun konsumen akan pelayanan DHL Global Forwarding yang cemerlang — sebagaimana Indonesia melangkah dengan pasti dalam pembangunan.”

“Selama berada di Thailand, saya telah melihat bagaimana kita melompat dari satu tantangan ke tantangan lain — yang sangat bermanfaat untuk membangun pemahaman yang dalam akan situasi di lapangan; mulai dari hal-hal operasional logistik melalui udara maupun laut hingga manajemen krisis, keamanan dan masalah-masalah ekonomi makro — yang dapat mempersiapkan kita menghadapi dinamika bisnis di Indonesia,” ujar Yong.

“Selain itu, jabatan terakhir saya sebagai Regional Head of Technology memberikan saya keyakinan lebih mendalam bahwa teknologi adalah cara yang sangat efektif dalam membawa Indonesia meraih kemajuan.”

“Sebagaimana pembangunan Indonesia yang terus memberikan perhatian penuh pada teknologi dan infrastruktur — seperti jaringan Mass Rapid Transit[1] dan pengembangan terminal pada beberapa bandara[2] — harapan kita adalah biaya serta modal yang harus dikeluarkan dalam pengoperasian bisnis semakin menurun. Selain itu, sebagai negara terpadat keempat di dunia,[3] Indonesia menyimpan potensi yang besar dalam konsumsi domestik meskipun laju impor dan ekspor melambat.[4] Saya optimis keunggulan kompetitif DHL dapat meningkat di tengah pasar industri yang bergerak cepat.”

Dengan jabatan sebelumnya sebagai Head of Regional Technology and Trade Lane Dept., Yong tidak akan mengalami kesulitan berarti dalam berinteraksi dengan pihak-pihak yang berasal dari latar belakang berbeda — mulai dari usaha kecil sampai ke perusahaan teknologi raksasa — untuk meningkatkan pelayanan DHL bagi konsumen. Yong juga diharapkan dapat membangun kolaborasi yang lebih kokoh dalam timnya sendiri, dengan mengembangkan lingkungan kerja yang lebih bertanggung jawab dan bersemangat demi keberhasilan tim dan juga konsumen.




DHL — Perusahaan logistik milik dunia

DHL adalah nama yang tidak asing lagi dalam industrik logistik. Sebagai divisi dari sebuah grup perusahaan raksasa, DHL mampu menawarkan jasa logistik dengan portfolio yang luas mulai dari pengiriman paket dalam dan luar negeri, solusi pengiriman dan pemenuhan perdagangan elektronik, jasa transportasi kilat luar negeri melalui darat, laut dan udara sampai ke manajemen rantai supply. Dengan tenaga kerja sebanyak lebih dari 350.000 karyawan yang tersebar di lebih dari 220 negara di dunia, DHL berfungsi sebagai pusat yang menghubungkan konsumen dan bisnis secara aman dan terandalkan, melalui arus perdagangan global. Solusi khusus yang dimiliki untuk pasar dan industri berkembang termasuk teknologi, sains dan kesehatan, energi, otomotif dan ritel serta komitmen yang bertanggung jawab dan kehadiran global pada negara-negara berkembang telah berhasil menempatkan DHL sebagai “Perusahaan logistik milik dunia”.

DHL adalah anak perusahaan Grup Deutsche Post DHL. Grup perusahaan ini memiliki pemasukan lebih dari 57 milyar Euro pada tahun 2016.









Leave a Reply