Bung… Aku memang pengagummu, namun jika aku hidup di zamanmu dan menyaksikan sebegitu arogannya engkau, manakala secara terang-terangan menantang Amerika dan Inggris, aku pasti tidak setuju dengan gagasanmu itu, wahai Sang Proklamator…

Jangankan pada zaman itu, zaman sekarang pun negara sekelas Indonesia tak pantas menantang negara “Super Power” sedemikian rupa. Karena, dari segala segi, negara kita jauh tertinggal dibanding kedua negara besar tersebut. Maka aku tak heran engkau harus mati dalam keadaan yang sangat menyedihkan dan membawa pilu rasa untuk diceritakan kembali…

Semangat Nasionalisme memang harus menjadi satu kesatuan utuh dalam jiwa setiap kita selaku generasi penerus bangsa. Namun, itu saja tidak cukup jika tanpa diiringi dengan karya nyata yang mendunia. Kwalitas bukan dilihat dari propaganda tapi dari realita…

#Salam “Berpikir Gila”











Leave a Reply