BASTANTA P. SEMBIRING, SP. RAMBUTAN (JAMBI). Setelah sekitar 2 (dua) bulan lamanya tak kunjung datang, akhirnya sore ini [Minggu 6/8] hujan turun di Simpang Rambutan, Desa Suban (Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi).

Sekitar Pukul 16.32 wib sore tadi, tiba-tiba hujan turun, namun tak sampai semenit pun hujan kembali berhenti walau langit tampak mendung. Baru Pukul 16.44 wib hujan benar-benar turun dan perlahan semakin deras dan baru berhenti pukul 18.16 wib.




Di daerah Simpang Rambutan sekitarnya memang sudah hampir 2 bulan ini hujan tak pernah turun. Walau tak jarang mendung sampai langit benar-benar gelap dan angin bertiup kencang, namun hujan tak kunjung datang.

Selain cuaca yang sangat panas, tidak turunnya hujan di daerah ini juga membuat menipisnya ketersediaan air bersih. Dalam pengamatan Sora Sirulo di Minggu ini, ada beberapa keluarga yang sudah melakukan kegiatan MCK-nya ke sungai. Ditambah lagi udara kotor akibat angin yang bertiup kencang membawa serta debu. Cuaca panas, menipisnya ketersediaan air bersih, serta udara kotor sangat berpotensi mengganggu kesehatan.

Selain soal panas, air, dan debu, kemarau di daerah ini juga turut mempengaruhi jumlah panen kelapa sawit sebagai matapencaharian masyarakat di daerah ini. Hal ini berimbas ke sektor perekonomian, akibat daya beli masyarakat yang menurun.

Awalnya, banyak yang meragukan hujan akan turun kali ini, namun masyarakat sangat besyukur karena turunnya hujan sore ini di Simpang Rambutan dan berharap ini tidak hanya untuk sekali ini, mengingat di tahun-tahun sebelumnya juga demikian, dimana hujan turun sesekali namun berlanjut dengan kemarau panjang setidaknya hingga satu semester.

Hujan deras akhirnya turun juga sore [Minggu 6/8 sekira pukul 16.32 wib s.d. 18.16 wib] tadi di Simpang Rambutan, Desa Suban (Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi).Tunggu berita lengkapnya di www.sorasirulo.com

Posted by Sirulo.TV on Sunday, August 6, 2017









Leave a Reply