NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Jambore Anak telah diselenggarakan di Taman Edukasi Avros (Medan Polonia) [Senin 7/8] dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2017 tingkat Kota Medan.

 Wakil Walikota dalam kesempatan itu mengatakan kegiatan Jambore Anak yang diikuti oleh berbagai komunikasi anak yang ada di Kota Medan ini sangat bermanfaat dalam mengasah pengetahuan dan keterampilan anak sehingga melalui kegiatan ini diharapkan kota Medan kedepannya dapat menjadi kota layak anak.

“Saya beserta jajaran Pemerintah Kota Medan sangat menyambut positif kegiatan ini. Semoga pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kita semakin menyadari bahwa anak merupakan kader-kader generasi penerus bangsa yang harus dijaga tumbuh kembangnya guna menjadikan anak Indonesia yang sehat, kreatif serta berakhlak mulia sehingga dapat berguna bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini, khususnya dalam mengisi pembangunan dikota Medan,” kata Wakil Walikota.




Lebih lanjut Wakil Walikota menjelaskan peringatan Hari anak nasional tahun 2017 ini mengangkat tema “Perlindungan Anak di Mulai dari Keluarga”, artinya bahwa keluarga lah orang terdekat yang dapat melindungi anak dari tindakan kekerasan, eksploitasi, maupun diskriminasi terhadap anak. Jangan sampai keluarga yang menjerumuskan anak kepada hal-hal yang tidak benar. Maka dari itulah, Wakil Walikota mengajak para orang tua untuk memenuhi hak anak dengan penuh tanggung jawab, agar kelak tumbuh menjadi insan yang memiliki mental yang tangguh, cerdas dan kompetitif, berkepribadian luhur, santun, jujur serta berakhlak mulia.

“Yang terpenting bagaimana orang tua dapat memberikan pemahaman dan bimbingan yang baik kepada anak, jangan sampai orang tua lalai sebab kenakalan anak dapat dipicu dari faktor orangtua yang tidak mempedulikan anaknya. Kalau ada anak yang nakal itu bukanlah kesalahan anak, melainkan kesalahan orangtua dalam membina anak,” jelas Wakil Walikota.

Anak-anak ini sambungnya tidak hanya membutuhkan pendidikan untuk kecerdasan formal, berikan juga mereka pendidikan moral, etika dan berbagai kegiatan yang bisa merangsang kreatifitas anak terutama dalam berinteraksi sosial, supaya aspek pendidikan kecerdasan afektif dan kognitif anak dapat berjalan beriringan.

Dalam peringatan yang turut dihadiri Kepala Dinas PPPA Provinsi Sumatera Utara, Hj. Nurlela, Wakil Walikota juga menyerahkan akte kelahiran kepada anak-anak yang menjadi peserta Jambore Anak sebagai bukti perhatian Pemko Medan kepada anak-anak di Kota Medan.

Di akhir sambutannya Wakil Walikota sempat memberikan kuis kepada anak-anak yang kemudian diberi bingkisan hadiah kepada mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan (Damikrot SSos) dalam laporannya menjelaskan jambore ini merupakan agenda nasional sebagai media pertemuan anak dari berbagai komunitas yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional tahun 2017 tingkat Kota Medan.

Jambore ini diikuti sekitar 230 anak, selama 2 hari [Minggu 6/8 – Senin 7/8: Sore].

“Selama 2 hari ini anak-anak mengikuti kemah bersama, outbond lomba mengambar, lomba mewarnai, lomba menulis cerita dan lomba pidato Bahasa Inggirs,” ujar Damikrot.









Leave a Reply