NELSON GINTING. MEDAN. Dengan penuh kesadaran, masyarakat mulai menjadikan gotongroyong sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti yang dilakukan ratusan warga Lingkungan VI, Kelurahan Belawan I (Medan Belawan) baru-baru ini. Warga lingkungan ini bergotongroyong di seputaran Kampung KB.

Dengan penuh semangat, warga bahu membahu membersihkan lingkungan, terutama parit yang ada di sekitar kawasan tersebut.

Sebelum dilaksanakan gotongroyong, kondisi parit yang ada sangat memprihatinkan. Selain mengalami sendimentasi, permukaan parit juga ditutupi sampah. Tak pelak kondisi ini membuat parit yang berfungsi sebagai penampung debit air pada saat hujan deras pun tidak berjalan. Akibatnya, air pun melimpah dan acapkali menggenangi jalan maupun rumah warga.




Untuk mengantisipasinya, warga bersama jajaran Kecamatan Medan Belawan melakukan pendalaman dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul, penggaruk dan sekop. Mereka mengorek lumpur dari dasar parit beserta maupun sampah yang menutupi permukaan parit.

Gotongroyong ini dilakukan mulai pagi hingga menjelang tengah hari.  Berkat kerjasama warga dengan aparat Kecamatan Medan Belawan tersebut, parit yang semula dipenuhi sampah dan lumpur kini tampak bersih. Bersamaan itu pun air parit perlahan-lahan mulai mengalir. Warga pun berharap  gotong royong yang dilakukan ini dapat meminimalisir genangan air yang selalu terjadi setiap kali hujan deran turun.

Camat Medan Belawan (Ahmad) mengatakan, gotongroyong yang dilakukan ini merupakan aplikasi dari keinginan Wali Kota untuk menjadikan warisan leluhur nenek moyang ini menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat.




“Alhamdulillah, pagi ini kita bersama ratusan masyarakat melaksanakan gotong royong untuk menindaklanjuti harapan Bapak Wali Kota. Sebab, beliau dalam setiap kesempatan  selalu mengajak sleuruh lapisan masyarakat bergotong royong.  Dengan semnagat gotong royong, beliau optimis  seluruh wilayah yang ada di Kota Medan bisa menjadi lebih bersih dan baik lagi ke depannya,” kata Ahmad.

Untuk itulah Ahmad menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasihnya kepada seluruh warga yang telah ikut dan mendukung penuh pelaksanaan gotongroyong tersebut.  Dia berharap  gotongroyong yang dilakukan ini dapat menginspirasi dan memotivasi warga lainnya, terutama yang bermukim di kawasan Medan Belawan untuk bergotongroyong membersihkan lingkungannya masing-masing.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin termotivasi untuk melaksanakan gotong royong.  Insya Allah dengan gotong royong ini, kawasan Medan Belawan akan lebih bersih lagi dan masyarakat dapat merasakan hasil dari gotong royong yang dilakukan,” ungkapnya





1 COMMENT

  1. “Camat Medan Belawan (Ahmad) mengatakan, gotongroyong yang dilakukan ini merupakan aplikasi dari keinginan Wali Kota untuk menjadikan warisan leluhur nenek moyang ini menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat.”

    Warisan yang luar biasa indah karena mewarisi hati nurani ketulusan untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan kebaikan dalam lingkungan disekitar kediaman penduduk, Gotong Royong.

    Akhir abad lalu adalah puncak dari keganasan total Greed and Power duit, duit, duit . . . dasar segala inisiatif dan tindakannya. Mulai sekarang bersamaan dengan semaraknya gerakan kepentingan nasional bangsa-bangsa dunia (nasionalisme) menentang gerombolan Greed and Power global sudah mulai terlihat bahkan di Eropah barat seperti Brexit dan membesarnya partai-partai nasionalis negeri-negeri itu.

    Indonesia dengan leluhurnya yang pada dasarnya adalah manusia gotong royong, manusia yang sudah terbiasa bahu membahu menyelesaikan pekerjaan apa saja didalam komunitinya, bisa diyakini akan menjadi pelopor terdepan dalam mengakhiri era Greed and Power internasional, kembali ke kemanusiaan yang sejati dalam mengembangkan dan memajukan kemanusiaan dan dunia.

    Kita sangat bangga dengan bangsa kita yang manusianya sangat tulus ikhlas menjaga lingkungan demi kepentingan bersama dan masa depan generasi mudanya, membedakan dengan jelas politik Greed and Power neolib internasional dengan siasatnya yang terakhir dengan politik PECAH BELAHNYA, narkoba, terorisme dan korupsi alias duit, duit, duit . .

    MUG.

Leave a Reply