NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Pasangan Dedi Syahputra (33) dan Devi (31) tidak dapat menutupi rasa harunya saat Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi) mendatangi kediaman mereka di Jl. AR Hakim Gg. Langgar,  Kelurahan Tegal Sari III (Medan Area) [Kamis 31/8].  Sebab, buah hati mereka yang  selama ini terkulai tak berdaya akibat penyakit mata yang diderita langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan intensif di RS Royal Prima Jl. Ayahanda, Medan.

Bocah malang itu bernama Tri Ananda Syahputra. Meski usianya baru 2,9 tahun, dia harus menanggung penderitaan yang cukup berat. Sejak 6 bulan lalu, retina kanan matanya terkena penyakit. Awalnya hanya titik bening seperti mata kucing saja, tetapi sejak dua bulan belakangan ini tiba-tiba membengkak sehingga biji mata kananya seperti mau keluar.




Dedi dan Devi hanya bisa pasrah, sebab mereka tidak memiliki biaya untuk membawa sang buah hati berobat ke rumah sakit. Penghasilan Dedi sebagai kuli bangunan hanya bisa menutupi kebutuhan sehari-hari, terkadang itu pun kurang.  Alhasil,  Ananda hanya diobati seadanya sehingga kondisi penyakit matanya semakin memburuk. Bocah malang itu hanhya bisa menangis dan terkulai tak berdaya di rumah kontrakan yang terbilang sangat sederhana tersebut.

Begitu mendapat informasi, Wali Kota pun langsung  datang  tanpa pemberitahuan. Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan itu tiba bersama Ketua Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI), drg Anita  dan Kabag Humas Setdakaot Medan, Ridho Nasution serta dr Robin dari RS Royal Prima.

Eldin pun sangat iba dan terenyuh melihat kondisi penyakit mata Ananda. Ayah tiga anak itu pun tidak mau berlama-lama lagi, Ananda langsung dibawa ke RS Royal Prima untuk ditangani secara medis.

“Kita harus cepat, penyakit matanya harus segera ditangani secepatnya. Mari kita mendoakan agar penyakit matanya dapat disembuhkan,” kata Wali kota.

Dengan digendong dr Robin, Ananda pun selanjutnya dibawa menuju RS Royal Prima didampingi sang ibu. Wali Kota  pun ikut mengantarkannya smapai rumah sakit, termasuk hingga menjalani pemeriksaan.  Kepada pihak rumah sakit, Eldin pun berpesan agar berusaha sekuat tenaga untuk menyembuhkan penyakit mata Ananda.

“Saya minta pihak rumah sakit memberikan pelayanan medis terbaik untuk menyembuhkan penyakit mata anak kita ini.  Dengan perawatan intensif dan doa kita semua, insya Allah penyakit matanya dapat disembuhkan,” harapnya.

Sementara itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dr Robin mengatakan, Ananda diduga mengindap penyakit retinoblastoma. Dikatakannya, retinoblastoma ini  merupakan penyakit kanker mata yang umumnya dialami anak-anak.

“Kanker ini menyerang selaput jala mata atau retina yang terletak pada dinding mata sebelah dalam dan umunya menyerang anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun,” jelas dr Robin.

Dijelaskan dr Robin, gejala awalnya ada bintik kekuningan di kornea mata. Akibat tidak mendapatkan pengobatans ecara medis, kondisinya memburuk sehingga terjadi pembengkakan.

“Kita akan terus melakukan pemeriksaan dan dilanjutkan dengan pengobatan. Mudah-mudahan kita dapat  menyembuhkannya,” ungkapnya.

Sedangkan Devi mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota karena begitu cepat turun tangan dan membantu mengobati penyembuhan mata anaknya tersebut. Dia berharap dengan bantuan Wali kota, penyakit mata anaknya dapat disembuhkan sehingga Ananda dapat melihat normal kembali.

“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota. Sebab, beliau  sangat peduli dan langsung datang memberikan bantuan begitu mendapatkan kabar anak kami membutuhkan pertolongan.  Kami benar-benar sangat terbantu sekali,” ujar Devi haru.








Leave a Reply