Tahun ini perseroan mendapatkan keuntungan lumayan. Semoga bonus untuk karyawan memadai. Kami sebagai owner mengucapkan terimakasih atas kerjasama seluruh karyawan dalam memajukan perusahaan ini.

Perusahaan ini didirikan dengan bermodal tekad dan brosur. Juga bermodalkan spanduk dan foto-foto menyedihkan.

Kita harus berbangga, di tengah perusahaan beneran terhimpit kesusahaan dan persaingan bisnis, kita justru maju pesat. Padahal mereka serius berbisnis. Pakai trik dan strategi marketing yang rumit, karyawannya sekolah tingi-tinggi. Semantara kita cuma menjajakan ibadah dan sedekah. Bahkan untuk mencapai keuntungan sebesar ini, kita tidak perlu investasi apa-apa. Kita hanya butuh momentum. Sekali lagi, momentum.




Di masa depan, untuk kemajuan perusahaan kita berharap semakin banyak masalah-masalah kemanusiaan yang bisa kita geluti. Semakin seru kasusnya, akan semakin besar juga keinginan orang berinvestasi di akhirat. Atau adanya bencana dramatis. Sebab hanya dengan itulah kita bisa memajukan perusahaan. Tanpa bencana, perang dan tragedi kemanusiaan kita bukan apa-apa.

Jadi demi kemajuan perseroan ini mari sama-sama kita berdoa semakin banyak momentum bisa kita manfaatkan. Di samping kita sendiri harus jeli membaca peluang. Mana yang pas didramatisir agar bisa menghasilkan pendapatan signifikan bagi perusahaan ini. Dan mana yang perlu dicuekin.

Kasus Suriah, misalnya, itu cocok untuk sumber uang. Kampanye Save Alepo menghasilkan lumayan, kan? Atau kasus Rohingya, sepertinya bakal menjadi ladang pendapatan baru. Berbeda dengan kasus Yaman. Meski rakyatnya pada mampus dan hidup mengenaskan, tapi kasus itu gak marketable. Gak laku dijual. Jadi ya, biarkan saja mereka. Gak usah dipikirin.

Membantu, ya, membantu. Tapi yang ada cuannya juga, dong.

Terakhir, atas nama owner kami ucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan perusahaan ini. Nikmatilah bonus tahun ini dengan baik. Semoga tahun-tahun mendatang kita bisa lebih maju lagi.

Motto kita tetap sama seperti dulu : Orang yang beramal, kita yang untung!

Salam…








Leave a Reply