EMMY F. PURBA. KABANJAHE. Pasar Kabanjahe tidak begitu ramai seperti biasanya [Minggu 10/9] karena ibukota Kabupaten Karo ini sepanjang hari diguyur hujan. Orang-orang sepertinya enggan keluar rumah akibat hujan panjang itu dan akibatnya harga sayur-sayur di Pasar Kabanjahe terpaksa diturunkan oleh pedgangnya.

“Kualitas barang terutama sayur mayur dan buah-buahan sangat dipengaruhi oleh banyaknya curah hujan. Hujan yang turun terus menerus belakangan ini membuat sayur mayur dan buah-buahan cepat mebusuk. Ditambah lagi seringnya Gunung Sinabung mengalami erupsi,” kata Tius Tarigan, salah seorang pedagang di Pasar Kabanjahe.




Berikut adalah daftar harga sayur mayur yang sempat dicatat oleh SORA SIRULO kemarin di Pasar Kabanjahe:

Tomat Rp. 9 ribu/ Kg

Wortel Rp. 8 ribu/ Kg

Buncis Rp. 6 ribu/ Kg

Cabe Merah Rp. 32 ribu/ Kg

Cabe Rawit Rp. 26 ribu/ Kg

Cabe Hijau Rp. 20 ribu/ kg

Terjadi sedikit kenaikan harga hari ini [Senin 11/9] sekitar 2 – 3 ribu per jenis sayur. Kenaikan harga ini bukan karena adanya perubahan cuaca, tapi karena kebiasaan warga Kabupaten Karo datang ke Pasar Kabanjahe pada hari Senin.

Sejak Jaman Kolonial, pasar-pasar di Taneh Karo digilir per minggu di mana Pasar Kabanjahe mendapat giliran pada hari Senin. Sejak itu pula warga Dataran Tinggi Karo terbiasa ke pasar ini setiap hari Senin meski sekarang ini Pasr Kabanjahe sudah aktif setiap harinya.











Leave a Reply