Antisipasi Genangan Air, Pengorekan Parit di Kelurahan Pahlawan, Medan

0
55

JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Guna mengatasi genangan air yang selama ini dikeluhkan warga,  Camat Medan Perjuangan (Fahri Matondang) mengerahkan puluhan busernya untuk mengorek parit di Gg. Tengah, Kelurahan Pahlawan.

Sendimentasi dan penyumbatan yang terjadi selama ini menyebabkan parit tidak berfungsi untuk mengalirkan air. Alhasil setiap kali hujan deras turun, parit tidak mampu menampung curah air hujan sehingga meluber dan menggenangi jalan,  termasuk rumah sejumlah warga sekitar.




Masalah genangan air ini sudah lama dikeluhkan warga. Sebab, genangan air itu sangat mengganggu kelancaran aktifitas warga. Itu sebabnya begitu Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) dibentuk, Fahri langsung menerjunkannya untuk mengatasi genangan air tersebut.

“Genangan air di Gg Tengah ini merupakan salah satu titik genangan air  yang  ada di Kecamatan Medan Perjuangan. Genangan air ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kita untuk segera diatasi. Dengan pengorekan yang dilakukan ini, kita harapkan  warga sekitar terbebas dari genangan air yang terjadi selama ini,” kata Fahri kemarin.

Apalagi  terang Fahri, Wali kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi telah menginstruksikan kepada seluruh camat untuk mengatasi masalah titik genangan air yang ada di wilayahnya masing-masing. “Inilah salah satu faktor yang menjadi dasar dibentuknya P3SU,” ungkapnya.

Apabila P3SU dalam menjalankan tugasnya mendapatkan kendala dan membutuhkan bantuan, termasuk peralatan sehingga pengorekan yang dilakukan memberikan hasil maksimal, Fahri mengatakan, pihaknya  langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan.

Pengorekan parit yang dilakukan mulai sejak pagi ini berjalan dengan lancar. Sebelum dikorek, tim buser lebih dulu mengangkat potongan beton yang menutupi permukaan parit. Setelah itu tim buser yang tergabung dalam P3SU ini  langsung mengorek lumpur maupun sampah dari dalam parit.

Selanjutnya lumpur dan sampah hasil pengorekan langsung diangkut menggunakan mobil ambulan sampah maupun becak bermotor pengangkut sampah. Warga sekitar sangat mengapresiasi dengan pengorekan yang dilakukan. Sebab, sudah cukup lama parit yang ada di Gg Tengah tak kunjung dikorek sehingga menyebabkan terjadi sendimentasi dan penyumbatan.

“Terima kasih Pak Wali, parit kami sudah dikorek sekarang. Semoga pengorekan dengan pengorekan yang dilakukan, masalah genangan air yang  selama ini kami hadapi dapat diatasi,” harap seorang pria paro baya mewakili warga sekitar.

Fahri pun berharap agar warga mendukung penuh upaya yang mereka lakukan tersebut. Sebab, pengorekan yang dilakukan untuk mengatasi genangan air  akan menajdi sia-sia jika warga tidak mendukungnya.

“Dukungan itu bisa dilakukan warga dengan selalu menjaga kebersihan parit yang sudah dikorek ini. Artinya, kita mengajak warga agar tidak membuang sampah dalam parit, sebab parit bukan tempat sampah,” harapnya.








Leave a Reply