Sebagai generasi penerus bangsa, berilah kami harapan, bukan melibatkan kami atas masa lalu kalian yang begitu suram.

Konflik tolol yang tidak pernah bisa kalian selesaikan karena ketololan kalian sebagai manusia dan kami menolak warisan atas ketololan kalian di masa lalu.

Kami tidak peduli; kami hanya peduli pada masa depan. Kalau Bung Karno selalu bilang, jangan sekali-kali melupakan sejarah, maka saya ingin menyatakan bahwa sejarah bangsa ini penuh dengan manipulasi penguasa di masa lalu. Kami juga tidak tahu mana sejarah yang perlu kami ingat, karena tidak ada satu sejarahpun yang bisa kami banggakan sebagai generasi.

Sumpah pocong, lebih populer daripada Sumpah Pemuda. Kebencian lebih digandrungi dari pada cinta kasih dan persahabatan. Agama lebih digandrungi dari pada ilmu pengetahuan. Semua itu berakar dari ketakutan yang diproduksi terus menerus oleh generasi gagal Orba.

Yang jelas kami menolak mewarisi kebodohan kalian.

#Itusaja!








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.