IMANUEL SITEPU. DELITUA. Lantaran tak tahan dengan kelakuan putranya, Robet Nainggolan (32), A Nainggolan (65) dan Rosmaida Br Tambunan (62) melaporkan darah dagingnya itu ke Polsek Delitua. Ditemui wartawan SORA SIRULO di Mapolsek Delitua kemarin [Kamis 21/9: sekira 15.00 wib], warga Jl. Karya Perbatasan, Lorong 12, Kelurahan Pangkalan Mansyur (Medan Johor) ini menceritakan putra bungsunya tersebut sudah lebih seahun menjadi beban keluarga.

“Kami sangat ketakutan atas prilaku anak kami. Kalau dia minta uang, harus diberi. Jika tidak, dia tidak segan-segan mengancam akan membunuh kami,” jelas Rosmaida Br Tambunan sedih.




Bukan itu saja, bila tidak memiliki uang, anaknya Robert Nainggolan juga tidak sungkan-sungkan menjual barang dan perabotan rumah agar memiliki uang.

“Semua dilakukan oleh anak saya itu kalau sudah tidak punya uang untuk membeli narkoba. Parahnya, Robert kemarin nekat mencuri perhiasan milik ibunya demi narkoba,” sambung A Nainggolan.

Oleh sebab itu, A Nainggolan mengaku sudah tidak sanggup lagi menghadapi anaknya tersebut dan memilih mendatangi Polsek Delitua.

“Kalau begini terus, suatu saat kami pasti dibunuh. Lebih baik kami melaporkannya ke Polisi untuk meminta perlindungan,” tuturna lagi.

Kapolaek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kedua Pasutri tersebut.

“Kamis sekira Pukul 02.00 wib, Robert Nainggolan berhasil kita amankan. Dan selanjutnya yang bersangkutan telah kita serahkan ke panti rehab,” ujar Kapolsek.








Leave a Reply