ADINDA DINDA. MEDAN. Walikota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si) menerima audiensi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan di Rumah Dinas Walikota [Rabu 20/9]. Selain bersilaturahmi, kunjungan KPU Kota Medan ini guna meminta izin kepada Walikota untuk melakukan koordinasi dengan Camat dan Lurah untuk pemuktahiran data pemilih serta sosialisasi terkait dengan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara pada tahun 2018 mendatang.

Ketua KPU Kota Medan Herdensi Adnin yang hadir bersama Komisioner KPU lainnya menjelaskan bahwa menjelang Pilgubsu tahun 2018, pihaknya akan melakukan tahapan pemuktahiran data pemilih. Guna memutakhirkan data pemilih tersebut KPU membutuhkan bantuan dan koordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan guna menyesuaikan data pemilih.




“Setelah pertemuan dengan Camat dan Lurah di Kantor Walikota beberapa waktu yang lalu, kita melakukan kunjungan Masing – masing Kecamatan, seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Medan Belawan berdiskusi dengan Camat, Lurah dan kepling. Dari hasil diskusi tersebut adanya masukan terkait pemuktahiran dan akurasi data pemilih,” jelas Ketua KPU Kota Medan.

Dijelaskan Herdensi, KPU Kota Medan saat ini berkonsentrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum, agar partisipasi yang hanya 25 persen lebih pada pemilu di tahun 2015 akan meningkatkan dan berharap tidak akan terulang lagi pada pemilihan gubernur Sumut pada tahun 2018. Artinya sesuai dengan evaluasi yang dilakukan permasalahan yang paling krusial adalah data pemilih.

“Dengan koordinasi ini kita berharap dapat mensinkronisasikan jumlah data pemilih sehingga tingkat partisipasi pemilih pada Pilgubsu mendatang dapat meningkat,” harapnya.

Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si didampingi Asisten Pemerintahan, Musaddad, Asisten Umum, Ikhwan Habiby, Kepala BKD, Lahum, SH, MM, mengungkapkan Pemko Medan mendukung koordinasi yang dilakukan KPU Kota Medan dengan Kecamatan dan Kelurahan di Kota Medan. Tentunya Koordinasi ini perlu dilakukan untuk mendapatkan akurasi dan pemuktahiran data pemilih.

“Selain koordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan KPU Kota Medan juga dapat berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melakukan pengakuratan pendataan jumlah pemilih di kota Medan, sehingga partisipasi masyarakat di Pilgubsu akan meningkat,” kata Walikota.

Menurut Walikota, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, sebaiknya waktu hari pencoblosan tidak diliburkan. artinya masyarakat diberi waktu pencoblosan dan dapat kembali bekerja. jika diberi libur tentunya hari pencoblosan akan dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.

“Nanti dihari pencoblosan, saya juga akan meminta kepada Kepling untuk mendata dan memastikan warganya datang ke TPS untuk mencoblos, tentunya ini akan saya minta pertanggungjawaban melalui Camat dan Lurah. Diharapkan cara yang akan dilakukan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpinnya,” harap Eldin.




Sebelumnya di tempat yang sama, Walikota Medan Dzulmi Eldin juga menerima audiensi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Medan. Kedatangan Panwaslu Kota Medan dalam rangka melaporkan dan melakukan koordinasi sejauh mana tahapan persiapan pengawaaan yang telah dilaksanakan menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2018 mendatang.

Dilaporkannya mengingat semakin dekatnya pelaksanaan Pilgubsu mendatang, mobilitas Panwaslu juga semakin meningkat. Saat ini Panwaslu Kota Medan sedang melakukan proses seleksi Panwaslu Tingkat Kecamatan untuk seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan.

Di samping itu Ketua Panwaslu Kota Medan, Henry Sitinjak juga berharap dukungan Walikota Medan sebanyak 48 orang tenaga kesekretariatan Panwaslu, baik tenaga kesekretariatan di Tingkat Kota Medan, maupun di tingkat Kecamatan.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.