Jangan ada yang membantah bahwa kemenangan Anis adalah kemenangan seorang dengan cara kesatria. Jangan ada yang ngeyel jika kemenangan seorang Anis Sandi adalah proses dari kontestasi dengan cara yang fair, yang mengedepankan nilai etika berdemokrasi serta yang berbicara Visi dan Misi. Berbicara soal prestasi.

Pilkada DKI akan menjadi catatan terburuk sepanjang masa. Akan menjadi sejarah kelam dari bangsa ini bahwa anak cucu kita akan mendapat dongeng yang mengerikan bahwa seorang pemimpin yang kebetulan keturunan Aseng dihabisi, dibantai dan harus menjadi pesakitan. Ditelikung dengan isu SARAS yang luar biasa keji. Dan itu terbukti dengan ditangkapnya Mafia Saracen.




Ya, seorang pemimpin yang penuh pengabdian, yang berusaha mati-matian mengemban amanah menjaga duit rakyat, yang setiap pagi dengan sabar mendengarkan keluh kesah rakyatnya, yang berusaha mendisplinkan PNS yang terbiasa malas, namun juga sangat perhatian dengan memberi imbalan gaji yang memadai; mulai dari tukang sapu hingga para guru, mulai dari sopir hingga tukang parkir.

Seorang Ahok akan menjadi legenda. Akan menjadi dongeng bahwa di Jakarta, di negeri ini, pernah ada seorang pemimpin yang gagah berani melawan dengan garang para begundal wakil rakyat. Ketika diajak ngerampok duit rakyat, dengan kalimat pedas dijawabnya: “PEMAHAMAN NENEK, LU !!!!”

* * * *

Lima tahun ke depan, Anis Sandi yang telah berhasil memenangkan Pilkada DKI dengan penuh intrik, apakah akan membawa rakyat DKI bangga? Akan membawa wajah DKI semakin sumringah?

Faktanya adalah, sejarah telah membuktikan, apapun itu, raihan kemenangan yang dilakukan dengan cara culas, dengan fitnah, dengan cara kotor, niscaya akan menjadi bumerang. Akan berdampak luas apalagi itu soal suksesi kepemimpinan daerah.

Buktinya adalah, wakil rakyat DKI sudah ngelunjak minta naik gaji dan mobil mewah.

Buktinya adalah, janji-janji Kampanye mulai rumah DP 0%, KJP+, KJS+ serta soal reklamasi hanya tinggal janji dan mimpi.

* * * *

Perbuatan baik akan dikenang sepanjang masa. Kisah heroik dari seorang pahlawan akan dicatat dengan Tinta Emas dan akan menembus sekat Agama, Ras dan Suku.

Langit Jakarta akan di bawah bayang-bayang Ahok. Bukan yang lain.

Tengok saja!








Leave a Reply