JEBTA B. SITEPU. KARANGASEM. Sosialisasi daerah Zona Aman bencana Gunung Agung masih minim dilakukan. Seperti itulah yang disampaikan olah Camat Kecamatan Karangasem (Cok Alit Surya Prabawa) saat sosialisasi mengenai Gunung Agung di Balai Masyarakat Padang Kerta (Kecamatan Karangasem) bekerjasama dengan BNPB, BPBD Provinsi Bali didukung oleh Pramuka Peduli.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kapolsek Karangasem, Para Pemuka adat dan masyarakat dari 3 banjar yaitu Banjar Kelod, Tengah dan Kaja. Prabawa manyampaikan bahwa sosialisasi mengenai zona aman dan juga tindakan saat terjadi erupsi masih minim dilakukan. Ia menyatakan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi Siaga Gunung Agung di wilayah kerjanya.




“Kami sangat berterimakasih atas sosialisasi ini. Memang seharusnya sosialisasi dilakukan jauh sebelum terjadinya bencana. Mungkin ini sedikit terlambat tapi lebih baik terlambat daripada tdak ada sama sekali dan masyarakat tidak pernah manyangka karena Gunung Agung sudah 54 tahun tertidur. Masih banyak yang belum mengerti mengenai kawasan rawan bencana 1, 2 dan 3. Kami berharap ilmu dan pengalaman BNPB bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat agar masyarakat jadi mengerti apa yang harus dilakukan saat terjadi letusan dan sesudah letusan,” tutur Prabawa.

Sementara itu Lurah Padang Kerta l Putu Agus menyampaikan belum ada informasi yang jelas mengenai KRB di Dasa Padang Kerta. Banyak informasi mengenai letusan 1963 yang tumpang tindih.

“Ada kepanikan di masyarakat jika memang benar terjadi letusan. Bagaimana proses evakuasi, dimana titik kumpul dan juga yang baru pertama kali mengalami situasi seperti ini jadi kalang kabut. Warga di luar zona 12 KM dan yang tidak tardampak Gunung Agung merasa khawatir dan takut, sehingga mareka ikut mengungsi di pos pengungsian,” kata Agus.

Kapolsek Kecamatan Karangasem (Kompol I Made Tulus) manghimbau masyarakat agar tetap siaga. Walaupun Padang Karta masuk ke dalam Zona Aman tapi masyarakat harus tatap waspada.




“Siapkan masker dan juga kacamata untuk siaga hujan abu jika Gunung Agung Meletus. Parsiapkan pakaian lengan panjang untuk menghindari abu vulkanik mengenai kulit. Jika mengenai mata, bilaslah dengan air bersih atau obat tetes mata,” ujar Tulus.

Desa Padang Kerta sesuai rekomendasi PVMBG adalah desa aman dan tidak masuk dalam KRB 1 tetapi hanya akan terkena dampak lahar dingin. Desa Iainnya yang aman adalah Kelurahan Subagan, Kelurahan Karangasem dekat Tukad Janga, Desa Buana Giri bagian atas, Desa Budakeling, Desa Bebandem bagian atas dan Desa Jungutan, Desa Duda Utara, Desa Amerta Buana. Desa Sebudi, Desa Peringsari bagian atas, Desa Muncan bagian atas, Desa Besakih, Desa Menanga bagian atas dan Desa Pembatan bagian atas.





Leave a Reply