NELSON GINTING. MEDAN. Ribuan umat Hindu yang ada di Kota Medan menyaksikan  Perayaan Deepawali  5119 Kaliyuga di lahan kosong bekas Taman Ria Jl. Gatot Subroto (Medan) [Sabtu 28/10: Malam]. Melalui perayaan hari kemenangan kebaikan atas kejahatan ini diharapkan dapat lebih membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan sekaligus meningkatkan kualitas keimanan umat Hindu.

Perayaan Deepawali ini merupakan hasil kerjasama Dinas Kbudayaan Kota Medan dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan dengan mengusung tema: “Dengan Semangat Deepawali 5119 Kaliyuga, Mari Kita Satukan Perbedaan Untuk Menuju Medan Kota Madani dan Religius”.

Aneka seni dan tari dari etnis India ditampilkan untuk menghibur seluruh pengunjung yang hadir.  Tak ketinggalan tarian multi etnis yang menggambarkan Medan sebagai kota yang multikultural juga dipersembahkan. Atarkasi ini membuat seluruh pengunjung bertahan hingga pertunjukan usai.




Dikatakan oleh Wali Kota,  walaupun Indonesia adalah negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia  namun perayaan Deepawaali tetap dirayakan dengan penuh sukacita bagi para penganut agama Hindu di Indonesia, termasuk di Kota Medan. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat toleransi antar umat beragama.

Dalam masyarakat Kota Medan yang multikultural dan majemuk, jelas Wali Kota, perlu suasana kehidupan yang saling menghargai, sama-sama memiliki kesetaraan hukum maupun dalam pemerintahan. Oleh karenanya perbedaan budaya, kebiasaan dan adat istiadat haruslah dipandang sebagai potensi kekuatan bangsa yang diikat menjadi kekuatan nyata persatuan bangsa.

Diingatkan oleh Wali Kota, betapa pun kecilnya suatu etnis, mereka tetap mengharapkan pengakuan dan penghargaan sebagai entitas sosial dan sebagai warga bangsa.  Atas dasar itulah  kata Wali Kota, Perayaan Deepawali ini diadakan sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan masyarakat Kota Medan akan keberadaan umat Hindu di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

“Saya yakin dengan keberagaman yang kita miliki ini akan menjadi modal dasar yang begitu berharga dalam membangun Kota Medan tercinta ini. Untuk itulah melalui Perayaan Deepawali malam ini, saya harapkan kita semua dapat lebih membangun rasa persaudaraan dan kebersamaan untuk menjadi pemersatu sumber daya pembangunan,” kata Wali kota.

Selanjutnya melalui Perayaan Deepawali ini juga, Wali kota juga berhadap dapat dijadikan spirit besar untuk memperbaiki diri dan selanjutnya bersama-sama bergandengan tangan antara Pemko Medan dengan pemuka agama, tokoh adat dan seluruh masyarakat untuk terus menjaga  kerukungan hidup antar umat beragama yang  sudah berjalan dengan harmonis selama ini.

“Saya yakin bila kita selalu bersama-sama, kita dapat mengatasi tantangan dengan lebih mudah sehingga menghasilkan kebaikan-kebaikan bersama sebagaimanan yang diajarkan melalui Perayaan Deepawali ini,” ungkapnya.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota selanjutnya menerima ponade (sorban/ topi khas India) beserta selendang yang diberikan Ketua PHDI Kota Medan, Kalidasen sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan kepada Wali Kota yang selama ini dinilai peduli dengan kehidupan beragama di Kota Medan.

Sementara itu, Ketua PHDI Kota Medan (Kalidasen) mewakili umat Hindu Kota Medan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan yang telah memfasilitasi digealrnya Perayaan Deepawali ini. Apalagi Perayaan Deepawali seperti ini digelar rutin setiap tahunnya.

“Perayaan Deepawali tahun ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan silaturahmi diantara kita sehingga kita semua dapat mewujudkan Kota Medan yang harmonis dan religus,” harap Kalidasen.

Sebelumnya, Kadis Kebudayaan Kota Medan, Suherman selaku ketua penyelenggara kegiatan dalam laporannya menjelaskan, Perayaan Deepavali ini rutin digelar setiap tahunnya oleh Pemko Medan bekerjasama dengan PHDI  Kota Medan. Kegiatan ini digelar untuk memabngun kerukunan dan mewujudkan keharmonisan masyarakat Kota Medan yang multi etnis dan agama.

“Melalui Perayaan Deepawali ini, kita berharap dapat menimbulkan suasana kondusif serta aman bagi warga kota Medan maupun para wisatawan yang sedang berkunjung di Kota Medan,” jelas Suherman.

Selain Wali kota, Perayaan Deepawali ini turut dihadiri  Ketua Komisi VII DPD RI, Gus Irawan Pasaribu, Wakil Ketua DPRD Medan  H Iswanda Ramli, Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK, Pembina Hindu Kementerian Agama Provinsi Sumut, Kuil Sembiring serta  para camat.








Leave a Reply