– Kerja sama pengembangan proses dalam sektor manufaktur biofarmasi dan biologi

– Merck memasok sistem Mobius® sekali pakai (single-use), cell line, media kultur sel dan kromatografi untuk mempercepat pengembangan biologis

 

LORETA KAROSEKALI. DARMSTADT (Jerman). Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, mengumumkan telah meneken Nota Kesepahaman (MoU) dengan Samsung BioLogics, menyangkut pengembangan proses dalam sektor manufaktur biofarmasi dan biologi [Kamis 1/11].

Kerja sama ini akan mempercepat pengembangan proses dan produksi bahan klinis di perusahaan bioteknologi rintisan skala kecil yang berfokus pada pengembangan obat baru dengan Samsung BioLogics sebagai produsen kontrak. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Merck akan mendukung pengembangan proses dan berbagai pelatihan teknis, selain menyediakan sistem Mobius® sekali pakai untuk Samsung BioLogics.

Nota Kesepahaman baru tersebut merupakan perpanjangan dari Nota Kesepahaman yang diteken pada 2014 yang mencakup perjanjian pasokan jangka panjang. Berdasarkan perjanjian itu, Merck akan menyediakan bahan mentah untuk produksi biofarmasi.




“Kolaborasi kami dengan Samsung semakin kuat dengan perjanjian ini,” kata Udit Batra, Anggota Dewan Direksi Merck dan CEO, Life Science. “Keahlian Merck dalam bidang pengembangan proses dan Mobius®, portofolio sistem bioprocessing sekali pakai yang banyak digunakan, akan mendorong terciptanya berbagai inovasi yang segera dapat dinikmati oleh pasien.”

Merck telah menjadi penyedia solusi kunci bagi fasilitas 30KL dan 152KL milik Samsung BioLogics di Korea, serta telah melatih tim Samsung BioLogics untuk membangun proses pengembangan biologis yang kuat.

“Kerja sama ini akan menciptakan sinergi dan memaksimalkan potensi teknologi kami,” kata Dr. Tae-Han KimPresident, CEO, Samsung BioLogics.

Portofolio sistem sekali pakai Mobius® milik Merck menghadirkan fleksibilitas dan keberlanjutan yang lebih besar untuk scale-up, mengurangi kebutuhan untuk melatih kembali operator. Itulah beberapa alasan mengapa perusahaan seperti Samsung BioLogics menjadi salah satu yang pertama mengadopsi teknologi buatan Merck.

Di M Lab™ Collaboration Centers milik Merck, pelanggan bekerja sama dengan ilmuwan dan insinyur di perusahaan dalam sebuah lingkungan yang dapat dieksplorasi bersama. Hal ini dilakukan demi memecahkan tantangan terbesar dalam bidang biomanufacturing yang dihadapi pelanggan, serta dapat membantu mendorong pengembangan terapi baru. Merck memiliki sembilan M Lab™ Collaboration Centers di seluruh dunia, termasuk satu di Amerika Serikat dan satu di Korea.

Merck merupakan pemasok utama solusi pengembangan proses dan manufaktur pada tahap klinis, barang dan jasa yang dibutuhkan untuk produksi obat-obatan biofarmasi. Perusahaan berkomitmen untuk mempersembahkan teknologi bioreactor berkualitas prima bagi produsen, beberapa di antaranya telah berkolaborasi dengan perusahaan di sektor tersebut di Amerika Utara, Eropa dan Asia.

Di pasar biofarmasi yang semakin berkembang, manufaktur biofarmasi bergerak menuju solusi berjenis end-to-end — dari proses pengembangan dan scale-up hingga manufaktur pre-klinis, klinis, dan pasokan untuk keperluan perdagangan — seiring dengan niat mengurangi biaya sembari meningkatkan kualitas dan efisiensi.

Pada saat yang sama, sistem dan peralatan single-use untuk sekali pakai (disposable) semakin populer sebab memiliki banyak keuntungan dibandingkan sistem besi tahan karat konvensional. Beberapa keuntungan tersebut di antaranya tingkat keberhasilan yang meningkat, risiko kontaminasi silang yang lebih rendah, penurunan kebutuhan air dan air limbah, durasi proyek yang lebih singkat serta biaya produksi yang lebih sedikit.








Leave a Reply