IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Guyuran hujan deras yang terjadi di Kecamatan Biru-biru (Kabupaten Deliserdang) [Senin 6/11: Malam) mengakibatkan terjadinya longsoran tanah dari tebing-tebing di pinggir jalan sepanjang Desa Biru-biru menuju Desa Penen dan sekitarnya. Jalan ini mengalami lumpuh total.

Di beberapa titik, gundukan tanah bercampur dengan pepohonan dan semak belukar ada yang sampai menutupi seluruh badan Jalan.

“Banyak longsoranya, pak. Tapi ada 2 titik longsoran yang cukup parah. Karena sudah menutupi seluruh badan jalan. Untung saja tidak ada korban jiwa. Saat kejadian, kebetulan tidak ada yang melintas,” ujar Pak Barus (60) salah satu warga kepada SORA SIRULO di Lokasi [Selasa 7/11].




Pantauan kru SORA SIRULO di lapangan, setidaknya ada 5 titik longsoran yang seluruhnya terdapat di Desa Sarilaba Jahe (Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deliserdang). 2 titik diantaranya mengalami longsoran cukup parah, karena hampir menutup seluruh ruas jalan. Akibat kejadian, arus lalulitas dari Biru-biru menuju Desa Penen dan sekitarnya sempat mengalami lumpuh total beberapa saat.

Agar dapat dilalui kenderaan roda 2, sejumlah warga yang kesulitan melintas, lantas mengambil inisiatif dengan cara memotong pepohonan yang menghalangi jalan. Camat Biru-biru Wahyu Rismiana S.STP ketika dikonfirmasi membenarkan kalau penyebab tanah longsor adalah hujan deras dan labilnya tanah yang ada di atas tebing jalan.

“Sekarang sudah bisa dilalui kenderaan roda 4. Gundukan tanah dan pepohonan sudah kita sterilkan dari badan jalan dengan cara gotongroyong yang turut melibatkan Muspika, masyarakat, BNPB dan Dinas PU Deliserdang,” ujarnya.








Leave a Reply