DENHAS MAHA. MEDAN. Dengan menggunakan pendekatan persuasif, Tim Terpadu Penertiban Pedagang Kaki Lima (PK 5) Pemko Medan dibantu oleh unsur TNI Polri berhasil melakukan kegiatan operasi penertiban pedagang kaki lima di Medan Petisah [Jumat 17/11]. Operasi ini difokuskan pada ruas jalan pertokoan yang melintang di sepanjang Simpang Tugu SIB hingga Simpang Jl. Iskandar Muda Medan (seberang Carefour Jl. Gatot Subroto), dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Medan M. Sofyan.

“Penertiban ini sifatnya untuk menciptakan estetika kota yang bersih dan nyaman bagi para pengguna jalan. Sepanjang ruas jalan pertokoan ini sehari-harinya diketahui banyak terdapat PK5 (pedagang kaki lima) yang bersikeras memajang barang dagangannya hingga ke tengah jalan sehingga mengganggu akses masyarakat yang melintas, pun begitu dengan estetika keindahan Kota. Dalam pengamatan, penertiban berjalan aman dan lancar,” kata Kasatpol PP Kota Medan M. Sofyan.




Dituturkan oleh Sofyan, sebelum melakukan penertiban ini, para personel Satpol PP lebih dulu mendapatkan pengarahan singkat yang kemudian langsung menyebar di sepanjang ruas kalan. Para petugas meminta kepada pedagang dan masyarakat yang telah terbukti melanggar ketentuan untuk segera mengangkut barang dagangan dan tidak mengeluarkannya kembali.

“Untuk itu saya instruksikan kepada jajaran untuk melakukan pendekatan persuasif lebih dulu kepada pedagang agar tidak berjualan lagi di jalan dan menyimpan barang dagangannya di rumah. Gerobak yang tidak ada pemiliknya kita angkut hari ini juga ke Gudang Penyitaan,” ucap Sofyan.

Selain itu Tim Terpadu juga menemukan sejumlah pelanggaran bangunan toko yang atapnya melewati batas aspal.

“Kita sudah tegaskan untuk dibongkar. Masih diberi kesempatan untuk bongkar sendiri, namun apabila ada yang tidak mengikuti instruksi hari ini, besok akan dibongkar paksa oleh tim,” tegasnya yang didampingi Sekcam Medan Petisah.

Mengantisipasi perilaku nakal pedagang yang ingin membuka kembali dagangannya, tim tetap mengawasi kawasan tersebut hingga seminggu ke depan.

“Ini kita maksudkan untuk memberikan efek jera kepada pedagang agar tidak lagi menjajakan dagangan secara liar dan semerawutan,” jelas Sofyan.

Sementara itu, sebagai program berkelanjutan Pemko Medan akan terus melakukan penertiban PK 5 dan penataan lingkungan kota di Kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kota Medan sebagaimana yang telah terlaksana dalam beberapa hari terakhir. Dalam penertipan ini tidak ditemui sejumlah kendala berarti dari para pedagang, serta pedagang juga tidak menghalangi para petugas.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.