Ada temen di group WA NU Riau share gambar koran soal hutang Indonesia. Judulnya bom bastis banget: HUTANG INDONESIA HAMPIR 4.000 T, INDONESIA SUDAH TIDAK MAMPU BAYAR. Jujur saya kecewa.

Kalau yang menshare dari Bani Lengkuas kita masih maklum. Lah, ini dari orang yang ngaku warga Nahdiyin yang memiliki kecerdasan spiritual di atas rata-rata yang biasanya bertabayun terlebih dahulu sebelum share sebuah berita.

Jadi, begini ya, akhi. Berita di koran tersebut tidak benar. Logika sederhannya kalau Indonesia nggak sanggup bayar hutang nggak mungkin dapat penghargaan kenaikan peringkat sebagai salah satu negara tempat tujuan investasi teraman di dunia. Yang mengumumkan bukan lembaga sembarangan atau abal-abal, loh, tetapi melainkan lembaga peringkat internasional yang sudah diakui kredibiltasnya seperti Fitch Rating, Moody’s, S&P, dll.




Mosok negara nggak bisa bayar hutang investor masih mau datang rame-rame investasi di Indonesia? Mareka datang itu untuk investasi, loh, bukan sedekah atau infaq. Pasti mereka sudah mempelajari semua aspek, baik potensi maupun resikonya berinvestasi di Indonesia.

NU adalah Garda terdepan mengawal NKRI. Kita harus memiliki pasukan pengawal bukan hanya berani dan gagah di lapangan, tapi juga harus cerdas meliterisasi sebuah informasi.

Kita selama ini mati-matian melawan berita-berita hoax dan provokasi dari orang-orang yang tidak bertangungjawab, lah masak di dalam barisan pasukan sendiri ada Jonru-Jonru bersarung yang hoby sebar berita hoax dan provokasi?








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.