“Jadi, ketika Trump berseteru dengan media, sama saja ia berseteru dengan para taipan Yahudi. Trump sadar bahwa ia tidak mungkin bisa menang melawan para taipan Yahudi itu,” tulis Asaaro Lahagu di dalam kolomnya kemarin (Lihat di SINI).

Analisa bagus sangat mengenai sasaran soal si bombastis Trump, termasuk penilaian hubungannya dengan ‘little rocket man’ Korut.

Trump berjanji dalam pilpres dan dalam tekadnya ‘make America great again’, terutama dalam menghilangkan pengngguran, bangun kembali fabrik-fabrik yang selama ini jadi berkarat  (rust belt) karena  fabrik pindah ke luar negeri oleh the establishment.

Detroit menjadi kota mati eelh ditinggalkan oleh para investors yang ramai-ramai pindah ke China.

Fabrik senjata juga jadi sasaran Trump mengurangi pengangguran. Dalam bom sensasinya terhadap ‘little rocket man‘ itu memang sangat luar biasa. Ini membangkitkan produksi senjata dan sangat banyak mengurangi pengangguran orang-orang kulit putih AS yang selama ini sengaja ditinggalkan dalam politik neolib global the establishment. (politik anti-goyim) neolib internasional berbasis bankir besar orang-orang Yahudi dalam culture war AS selama abad lalu.

Trump untuk sementara kelihatannya tidak punya urusan dengan fabrik apa yang mau dibangun. Terpenting baginya adalah mengurangi pengangguran kaum kulit putih Amerika seperti yang telah dia janjikan dalam Pilpres lalu. Pengurangan pengangguran dan peningkatan ekonomi yang terlihat jelas di mata publik, bikin Trump semakin disukai publik AS.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.