ITA APULINA TARIGAN. JAKARTA. Medan berhasil meraih 8 award (penghargaan)  pada acara Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 di Gedung Dhanapala Kementrian Keuangan Jl. Wahidin Raya, Jakarta Pusat [Senin 11/12]. Penghargaan yang diinisiasi Institut Teknologi Bandung (ITB)  ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya dan inovasi yang  telah  dilakukan pemerintah kota dalam mengatasi permasalahan kota.

RKCI merupakan sebuah kegiatan  yang dilakukan untuk melakukan pemetaan sehingga  tiap kota mampu menjadi smart city (kota cerdas) berdasarkan potensi dan karakter lokal. Melalui event ini diharapkan kota dapat mengelola berbagai sumber daya secara efektif dan efisien untuk menyelesaikan berbagai tantangan kota mengunakan solusi inovaif, terintegrasi dan berkelanjutan untukmenyediakan infrastruktur dan memberikan layanan-layanan kota sehingga meningkatkan kulitas hidu wrganya.







Adapun sembilan award yang diraih dalam acara RKCI 2017 itu masing-masing untuk kategori Kota Besar dengan Rating Lingkungan Cerdas (Smart Evironment), Rating Kesiapan Infrastruktur (Infrastructure Readiness), Rating Mobilitas (Smart Mobility), Rating EkositemTeknologi Finansial,  Rating Ekonomi Cerdas (Smart Economy),  Rating Ekosistem Inovasi, Rating Ekonomi Kompetitif, Rating Sosial  Cerdas (Smart Social), Rating Kesehatan Cerdas (Smart Health).

Selain Medan, ada 5 kota besar lainnya yang mendapatkan award  serupa yakni Surabaya, Bandung, Semarang, Batam, Tanggerang Selatan serta Semarang. Diharapkan penghargaan yang diberikan ini dapat menginspirasi dan memotivasi  kota lainnya di Indonesia  untuk  bangkit menjadi smart city.

Penghargaan ini diberikan masing-masing  oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo)  RI (Rudiantara), Wakil Menteri Keuangan (Prof Dr Mardiasmo MBA), Sekretaris Kementrian Kordinator Bidang Perekonomian (Bambang Adi Winarso) dan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) (Airin Rachmy Diami) kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi.

Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Rudiantara) mengucapkan selamat kepada seluruh Wali Kota yang telah mendapatkan award RKCI 2017. Rudiantara berharap, smart city yang  diinginkan dalam RKCI ini  dapat mrubah mindset seluruh jajaran pemerintah kota untuk melayani masyarakat dengan lebih baik dan cepat didukung kemajuan teknologi.

“Jadi smart city yang dimaksud dlam event RKCI 2017 ini bukan semata-mata  dikaitkan dengan teknologi informasi. Justru teknologi itu digunakan untuk mendukung pelayanan yng lebih baik dan cepat kepada masyarakat,” kata Rudiantara.

Apalagi, jelas Rudiatara, sebagian besar pelayanan telah diserahkan pengelolaannya kepada pemerintah daerah, sedangkan yang ditangani pemerintah pusat hanya sebagian kecil seperti masalah keimigrasian dan SIM.




“Untuk itulah melalui RKCI 2017 ini, saya mengajak pemerintah daerah utuk memberikan pelayanan terbaik dan cepat kepada masyarakatnya,” pesannya.

Sementara itu  Wakil Menteri Keuangan berharap agar seluruh wali kota harus memiliki pemikiran cerdas untuk memajukan masyarakatnya.  Untuk itu, tegasnya, wali kota harus smart dalam mengelola kotanya msing-msing sehingga akhirnya menjadi kota yang maju, modern dan ramah lingkungan.

“Kita sangat mengapresiasi kepada wali kota yang telah berhsil mendapatkan award pada acara RKCI 2017. Saya minta pertahankan keberhasilan ini, sedangkan bagi wali kota yang belum mendapatkannya, teruslah berinovasi dan bekerja lebih keras lagi untuk mengelola kotanya  dengan smart,” kata Mardiasmo.

Ketua APEKSI Ririn Rachmy Diani mengatakan, penataan sebuah kota dibutuhkan kolaborsi dan sinegitas dari seluruh pemangku kepentigan yang ada  untuk memberikan pelayanan publik  terbaik kepada masyarakat.  Oleh karenanya menurut wanita yang saat ini menjabat Wali Kota Tanggerang Selatan, APEKSI sangat mengapresiasi digelarnya RKCI yang diselenggran ITB serta didukung penuh Bank BRI.

“RKCI ini akan menjadi bahan evalusi bagi kami untuk terus melakukan evaluasi sekligus melihat apa yang telah dilakukan pemerintah kota selama ini sudah  on the track  (di jalannya). Bagi teman-teman Wali Kota yang sudah berhsil mendapatkan award ini, saya berharap semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya lagi  menjadi smart city. Sedangkan bagi teman-teman yng belum berhasil, saya mengajak  untuk bangkit dan mari kita maju bersama,” ujar Airin.

Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi)  usai  acara RKCI 2017 menyampaikan rasa syukurnya  karena  Kota Medan berhasil  mendapat 9 award. Apalagi yang memberikan award itu adalah ITB berdasarkan pemetaan  dengan menurunkan sejumlah  400 orang surveyor di seluruh kota di Indonesia yang menjadi anggota APEKSI untuk melakukan survey.




“Syukur alhamdulillah kepada Allah SWT, sebab Kota Medan mendapatkan 9 award di acara RKCI 2017. Keberhasilan  ini saya dedikasikan untuk seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan yang ada di Kota Medan atas dukungan dan sinergitas yang telah dilakukan selama ini. Untuk itu atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemko Medan, saya ucapkan terima kasih,” ungkap Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota menegaskan, keberhasilan ini akan dijadikannya bersama seluruh jajaran di lingkungan Pemko Medan untuk terus membangun dan memajukan Medan Rumah Kita, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.

“Dengan kerja keras dan dukungn semua pihak, insya Allah kita bisa mendapatkan penghargaan yang lebih banyak pada acara RKCI selanjutnya, termasuk kategori yang membanggakan yakni Rating Kota Menuju Cerdas (Smart City),” ujarnya optimis.










Leave a Reply