Kolom Ganggas Yusmoro: JOKOWI MENJADI SASARAN TEMBAK

1
842

Terbukti, dengan merusak Jakarta, Pak Jokowi menjadi sasaran tembak.

 

Secara kasat mata, secara fakta yang faktual, ketika Jokowi-Ahok terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, 100 hari pertama saja kinerja beliau berdua sudah nampak. Pak Jokowi sebagai penyerang, itu kalau diibaratkan permainan bola, beliau langsung membereskan kinerja aparat kelurahan. Aparat kelurahan yang terbiasa seperti raja-raja kecil yang harus dilayani, oleh Pak Jokowi dirubah mindsetnya. Sebagai pelayan masyarakat.

Waduk-waduk yang kumuh juga disulap menjadi tempat bercengkrama, tempat untuk menyegarkan tubuh yang penat bagi warga DKI yang padat dengan kesibukan.







Satu per satu semua aspek yang selama ini menjadi keluh kesah warga DKI, mulai semrawutnya pasar-pasar tradisional, banjir hingga macet oleh beliau berdua diurai dan dibenahi.

Pada titik kulminasi setelah kekalahan seorang Ahok, Jakarta yang sudah mulai tertata, ketika tampuk pimpinan berganti, Jakarta sebagai ETALASE republik ini dibiarkan. Pemimpin baru justru tidak ada niat meneruskan kebijakan Ahok yang terbukti dirasakan lebih baik. Sesuai Survey sebelum Pilkada, kepuasan publik terhadap kinerja Ahok mencapai 76%.

Pemimpin baru justru cenderung berkutat soal APBD. Yang lebih celaka, dari hari ke hari melihat dagelan dan kekonyolan 2 manusia yang dipilih oleh para bekicot karena agama. Sekali lagi karena Agama bukan prestasi.

Ketika musim hujan tiba, ketika Jaman Ahok titik banjir sudah jauh berkurang, karena gubernur baru lalai dan tidak memperhatikan bahwa Jakarta adalah langganan banjir. Ketika hujan sebentar, Jakarta bagaikan lautan. Banjir meluap di mana-mana. Sampah yang di Jaman Ahok sudah bersih, gubernur baru tidak memikirkannya sama sekali.

Muncullah statement petinggi Partai Sapi: “Kita tagih janji Jokowi, katanya kalau jadi presiden, Jakarta akan bebas banjir!”

Gayung bersambut, para coro-coro secara membabi buta mengcopi-paste ucapan pentolan Partai Sontoloyo. Mereka sama sekali tidak mau tahu bahwa gubernur baru tidak becus. Justru malah merusak!

Itulah salah satu fakta, Jakarta dirusak, yang jadi sasaran adalah Pak Jokowi.

Bekicot, bukan?








1 COMMENT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.