Oleh: Ummi Hayati Silo Nur (Bogor)

 

Berdebat di dalam Islam kadang saya kalah cerdas, kalah berhayal tinggi tentang surga.
Saya ini wong ndeso biasa, tahunya hanya pepeling soko simbah “AJA DUMEH”.


Jika pun saya harus mati karena mengajak perdamaian antar insan di dunia serta mensyiarkan arti toleransi beragama, memgajak pada persahabatan or mengajak mencintai alam semesta, itu pun jika mayatku ditemukan ….

INGAT, YA .. TULIS DI ATAS BATU NISANKU

Di sini bersemayam Putri Bumi Pertiwi yang memuliakan negeri sendiri dengan mengajak sesama insan di dunia hidup saling bertoleransi dan perdamaian antar dunia, CINTA NEGERI INDONESIA. STOP PERANG, STOP KORUPSI adalah cita-cita Putri Bumi Pertiwi ini.








1 COMMENT

  1. “Putri Bumi Pertiwi yang memuliakan negeri sendiri dengan mengajak sesama insan di dunia, hidup saling bertoleransi dan perdamaian antar dunia, CINTA NEGERI INDONESIA. STOP PERANG, STOP KORUPSI adalah cita-cita Putri Bumi Pertiwi ini.”
    Sebaliknya ada juga sejumlah orang yang tidak toleransi, bikin perang, bikn terorisme, bikin korupsi, bahkan mengedarkan narkoba untuk bikin mampus orang lain atau negeri lain tetapi sendiri dapat duit banyak untuk meluaskan kekuasaaan dan membikin kontrol yang lebih ketat atas manusia lain dan kehiduupan manusia lain. Orang-orang ini memiliki pengetahuan yang sangat jauh lebih tinggi dari manusia lain atau grup manusia lain pada umumnya. Kelebihan pengetahuan orang-orang ini terutama dalam soal kontradiksi (perbedaan), pengetahuan psikologi secara umum dan psikologi massa khususnya yaitu soal ‘mental process and social pattern of the masses’. Perbedaan pengetahuan inilah yang telah beri kesempatan kepada kaum ‘pandai’ kaum ‘tercerahkan’ bikin kacau dunia abad lalu.
    MUG

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.