Manusia adalah satu-satunya species yang bertanggungjawab atas kerusakan dan kepunahan species-species lain dengan kecepatan yang luar biasa.

Manusia boleh bangga dengan pencapaiaannya secara teknologi, pesawat ulang-alik dan berbagai teknologi modern yang telah sukses mendarat di beberapa planet yang jaraknya fantastik.

Tapi apakah species satu ini puas dengan pencapaiaannya?

Ternyata tidak ada yang namanya kepuasan dalam DNA manusia. Kebingungan dan sikap tidak pernah puas adalah semacam “kutukan” yang sejalan dengan kapasitas pikiran manusia yang sifatnya uncertain, unpredictable, dan uncontrollably.

Jika kita berpikir bahwa kita adalah species istimewa, maka perlakuan istimewa layak kita alamatkan pada tempat di mana kita diberi ruang hidup. Bukan malah menghancurkan eko sistem yang sudah ada jauh sebelum keberadaan species manusia itu sendiri.

#Itusaja!








Leave a Reply