Jika katanya terompet tidak higienis. Jika terompet dibayangkan jorok karena semua terompet dijajal, atau dicoba oleh pembuatnya, wuaahhh.. Itu sebuah fobia yang kebangetan. Yang over nggladrah dalam hal mencari alasan.

Kenapa? Pernahkah terdengar berita ada kasus dari penyakit yang ditimbulkan karena tertular penyakit sesuatu karena terompet? Pernahkah ada kabar orang-orang peniup terompet kejet-kejet lalu dibawa ke rumah sakit? Tidak pernah, kan? Lalu, kalau itu dibayangkan jorok, sini tak kasih tahu.

Manusia, kita semua juga dibuat melalui proses dari lubang yang katanya jorok. Keluarpun juga dari lubang itu. Iya, kan?

Jika meniup terompet katanya itu menyerupai orang-orang Yahudi, dan dikatakan “barang siapa menyerupai suatu kaum dst”, lalu apa kira-kira kata malaikat yang bertugas meniup SANGKAKALA? Toh sangkakala adalah terompet juga. Bisa-bsa sang malaikat bilang “waaahh, gue Yahudi, dong.”

Bisa jadi si malaikat habis ngomong gitu tertawa terpingkal-pingkal melihat kekonyolan umat Anu yang selalu ketakutan dengan hal-hal yang beraroma nasrani.

Jangan takut beli terompet karena penjual terompet adalah kaum papa yang justru adalah orang-orang muslim yang mengais rezeki dengan jualan terompet setahun sekali. Sekali lagi HANYA SETAHUN SEKALI. Mereka para penjual terompet adalah manusia sehat.

Jangan takut beli terompet. Dijamin tidak ada bahayanya. Bahkan lebih berbahaya anak- anak yang tidak divaksin.

Jangan takut beli terompet. Karena imanmu dan aqidahmu tidak akan rusak. Jangan engkau bikin rumit hidupmu.

Niup trompet. Siapa takut?

Teeet…. treeeettt…. teeet…. Selamat Tahun Baru.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.