Oleh: Michael Putra Tarigan

 

Membawa aura kontestasi Pemilu 2019 lebih cepat terasa dimana terjadi pertarungan antara Koalisi Gemuk ala Gerindra melawan Koalisi Kurus ala PDIP. Ini diikutsertai oleh Koalisi Parta Demokrat yang mulai membangun kekuatan kembali setelah beberapa tahun keok di skala nasional.

Koalisi Gemuk mengutus mantan Pangkostrad Letjend TNI Edy Rahmayadi yang diduetkan dengan Musa Rajekshah, salah seorang pengusaha muda di Medan yang masih punya ikatan darah dekat dengan Raline Shah, Ajib Shah, dan Rahmad Shah.

Terkait Ajib Shah, mungkin kita masih ingat beliau ditahan oleh KPK karena dana suap APBD Sumut 2014. Semoga tidak ada kaitannya dengan Musa Rajekshah. Edy Rahmayadi juga Ketua Umum PSSI 2016-2020 dan cukup baik membawa PSSI dan sepakbola Indonesian semakin baik. Semoga Bakal Calon ini memberi energi positif lewat kedisiplinan komando dan ketegasan dalam memerangi gejolak sosial negatif di Sumatera Utara dan tidak korupsi.

Koalisi Kurus mengutus Djarot Syaiful Hidayat dan Sihar Sitorus. Djarot merupakan mantan Bupati Blitar 2 periode, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan mantan Plt. Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ahok kala itu. Teman-teman juga bisa manfaatkan internet untuk melihat apa saja yang sudah Djarot lakukan selama ia menjabat sebagai Kepala Daerah.




Untuk Sihar Sitorus, nama ini bukan lagi asing didengar di Kota Medan dan juga Sumatera Utara, namun mungkin yang didengar adalah isu-isu miring Alm. DL Sitorus yang adalah ayah kandung dari Sihar Sitorus. Sama dengan Musa, Sihar Sitorus juga populer di kalangan anak muda Sumut karena beliau adalah pengurus PSMS Medan dan Direktur Lembaga Peduli Hutan Indonesia. Ya, walau hutan Indonesia begini-begini saja.

Semoga Bakal Calon ini memberi energi baru apabila terpilih dengan integritas dan kejujuran yang mereka miliki serta tidak memakai kekuasaan untuk kepentingan pribadi.




Koalisi terakhir adalah Koalisi JR Saragih dengan Ance Selian. Untuk Pak JR, saya angkat topi berkat kegigihannya dalam memperjuangkan haknya untuk dapat maju menjadi Cagubsu setelah melewati berbagai rintangan. Di samping itu, JR Saragih adalah mantan Bupati Simalungun yang menurut saya kemajuan pembangunan di daerah Simalungun tidak terlalu bisa banyak dibanggakan. Ance Selian adalah ketua PKB Sumut.

Duet ini sampai saat tulisan ini dinaikkan masih tertunda pendaftarannya ke KPUD Sumut karena masalah berkas yang kurang dari pihak Ance Selian. Jujur saja, melihat 2 Calon besar di atas, pasangan ini di mata saya hanya seperti peramai dalam kontestasi kali ini dan berharap terjadi pemecahanan suara pemilih di Sumut. Semoga apabila terpilih mereka dapat membawa Sumut ke arah yang lebih baik dan jujur.

Semoga Pilkada Sumut kali ini jauh dari praktik politik SARA dan politik uang. Biar warga yang memilih dengan melihat track record dan kapabilitas tiap Cagub – Cawagub, jangan “digoreng-goreng” pakai isu SARA atau suap sana-sini. Semoga warga Sumut bisa lebih bijak dan pintar memilih pemimpin demi Sumut yang baik buat semua, bukan buat beberapa.

God bless Sumut, Tanah kelahiran.

Foto header dan video adalah tentang Kelompok Pemuda DAG (Demi Anak Generasi) Medan yang mengarak Pasangan Djarot – Sihar mendaftar ke KPUD Sumut di Medan hari ini [Rabu 10/1]. Saat berita ini dinaikkan, pendaftaran belum selesai.

DAG MEDAN BERGERAK MENDUKUNG DJAROT.SIHAR..

Posted by Lyana Lukito on Wednesday, January 10, 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.