Awal Pebruari Pasar Marelan Akan Diresmikan Untuk Tampung PK5

0
334

NELSON GINTING. MEDAN. Wakil Walikota Medan (Ir. H. Akhyar Nasution MSi) meminta kepada PD Pasar agar relokasi Pasar Marelan harus segera diselesaikan sehingga para pedagang dapat kembali berdagang.


“Harus jelas tanggal berapa bisa disiapkan. Sesuai arahan Pak Wali, tanggal 7 Februari mendatang Pasar Marelan harus sudah diresmikan dan beroperasi penuh,” kata Wakil Walikota Medan saat memimpin rapat relokasi Pasar Marelan di Kantor Walikota Medan kemarin [Senin 15/1].

Rapat yang juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ir. Qamarul Fattah MSi), Asisten Administrasi Umum (Ikhwan Habibi Daulay), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Khairul Syahnan), Kasat Pol PP (M. Sofyan), Dirut PD Pasar (Rusdi Sinuraya), dan perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Diharapkan semuanya dapat saling bersinergi demi perbaikan Pasar Marelan yang lebih baik.




“Kita koordinasi untuk mengejar pengerjaan relokasi pedagang kaki lima ke Pasar Marelan ini agar dapat segera digunakan pedagang,” ujar Wakil Walikota.

Akhyar mengingatkan, jangan ada pihak yang mengambil kesempatan pada momen ini. Pemko Medan hadir menyediakan fasilitas Pasar Marelan semata-mata untuk kepentingan masyarakat, pengembangan serta peningkatan perekonomian masyarakat Medan. Oleh karena itulah Akhyar memerintahkan kepada seluruh OPD terkait agar segera menyelesaikan tugasnya masing-masing termasuk dokumen yang diperlukan sebelum dan setelah dilakukan serah terima pengelolaan Pasar Marelan ke PD Pasar.

“Segera selesaikan seluruh dokumen yang diperlukan untuk serah terimanya,” perintahnya.

Dengan direlokasinya pedagang kaki lima ke Pasar Marelan, nantinya tidak ada lagi pedagang yang menggelar lapak dagangannya di pinggir dan badan Jl. Marelan Raya maupun Jl. M. Basir. Satpol PP diminta untuk mengawasinya. Sebelumnya, dalam kesempatan tersebut, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya menyampaikan progres yang telah dicapai dalam relokasi Pasar Marelan. Dirinya mengatakan telah melakukan sosialisasi kepada pedagang mengenai relokasi ini, tujuannya agar tidak muncul isu-isu yang tidak baik.

“Kami sampaikan seperti apa yang akan dibangun, dan mereka menerima,” kata Rusdi.

“Selama proses relokasi tersebut pemilik kios juga telah mendapatkan ganti rugi dan disediakan tempat baru di lokasi baru Pasar Marelan sehingga tampak lebih rapi, pedagang dan pembeli pun merasa nyaman,” ujarnya.

Di akhir penjelasannya, Dirut mengatakan telah menekankan kepada pedagang bahwa ini merupakan relokasi bukan penggusuran, tentunya mendengar hal tersebut pedagang pun menjadi lebih senang karena akan mendapatkan lokasi yang lebih layak.

Sore harinya Wakil Walikota bersama sejumlah pimpinan OPD meninjau langsung kesiapan Pasar Marelan sebelum peresmian februari mendatang. Dalam peninjauan tersebut Wakil Walikota menginstruksikan OPD terkait untuk bekerja kerja mempersiapkan tahap akhir pembangunan Pasar Marelan tersebut.

Finishing gedung utama, plang pasar, akses drainase, TPS, serta penerangan jalan menjadi sorotan utama Akhyar dalam peninjauan tersebut. Selain itu Wakil Walikota juga meminta agar urusan konsinyering terhadap ganti rugi warga dapat dipercepat agar eksekusi dapat dilaksanakan untuk penyelesaian tahap akhir pembangunan Pasar Marelan tersebut.








Leave a Reply