JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati PhD) didampingi Walikota Medan (Drs H.T. Dzulmi Eldin S MSi) melakukan kunjungan kerja ke TPI Gabion Belawan dan Kelompok Mingguan Nasabah Permodalan Modal Mandiri Mekaar di Kelurahan Bagan Deli siang tadi [Selasa 16/1]. Kunjungan yang berlangsung hingga sore ini bertujuan untuk melihat langsung bagaimana perkembangan uji coba penyaluran Kredit Ultra Mikro (UMi).

Dalam kunjungan pertama di TPI Gabion Belawan, Sri Mulyani disambut oleh Walikota Medan dan pejabat instansi terkait. Di tempat ini, Menkeu berdialog dengan para pedagang ikan soal harga penjualan dan pembelian. Tidak hanya itu, Sri Mulyani tidak segan-segan memegang ikan untuk memeriksa kondisinya layak atau tidak layak.




Kesempatan itu juga digunakan para pemasar ikan untuk bisa mendapatkan bantuan permodal berupa Kredit UMi. Menteri mengatakan, bantuan itu tentu akan diberikan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dari TPI Gabion Belawan, Sri Mulyani bersama Wali Kota Medan menuju Kelurahan Bagan Deli. Mobil rombongan memasuki jalan-jalan kecil di Kelurahan itu dan berhenti di sebuah rumah yang merupakan sekretariat Kelompok Mingguan Nasabah Permodalan Modal Mandiri Mekaar.

Di tempat itu, warga telah antusias menunggu kedatangan Sri Mulayani dan Dzulmi Eldin. Beberapa warga bahkan sempat berteriak girang saat melihat Walikota yang turut mendampingi Menkeu itu.

Di sini, Menkeu lagi-lagi berdialog dengan warga. Dia ingin mengetahui apakah selama ini warga juga mendapat bantuan-bantuan yang diterima pemerintah. Sebagian warga mengatakan telah menerima, ada pula yang mengatakan belum terdata sebagai penerima bantuan.

Dia juga menyebutkan, dalam upaya memperluas akses kredit untuk masyarakat, pemerintah telah melakukan uji coba kredit UMi di 21 daerah kabupaten/ kota di Indonesia, termasuk Kota Medan. Kredit UMi ini disalurkan oleh PT PNM (Persero) dan PT Pegadaian (Persero). Sampai dengan hari ini sudah dimanfaatkan oleh 33.490 debitur di Sumut.

Menkeu mengatakan, pembiayaan kredit ultra mikro merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Keuangan RI sebagai penerapan Program Trisakti dan Nawacita.  Program ini berfokus pada usaha-usaha mikro di lapisan masyarakat bawah yang belum memiliki akses ke lembaga keuangan.

Pembiayaan UMI ini bertujuan untuk mengkolaborasi program-program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi rakyat dan melengkapi program lain yang telah berjalan dalam rangka mencapai kemandirian usaha masyarakat.








Leave a Reply