Idrus Mahram adalah salah satu tokoh kunci KMP yang berhasil membuat PDIP Partai Pemenang Pemilu 2014 dgn 109 kursi di DPR nangis bombai kehilangan jatah Ketua DPR bahkan wakil ketuapun nggak kebagian. Idrus berhasil melobi partai-partai lainnya untuk menggoalkan UU MD3.

Jadi, bisa dibayangkan, betapa bencinya partai-partai pengusung Jokowi dengan mantan Sekjen Golkar ini. Tapi, sekali lagi, Jokowi menunjukkan kalau beliau memang mbahnya politik di Indonesia. Golkar sebagai partai pemilik kursi terbanyak ke 2 di DPR diberikan 2 kursi menteri untuk mengamankan Pilpres 2019. Musuh ditarik dan dirangkul ke dalam satu gerbong menjadi sekutu.

Selesainya pembahasan UU Pemilu dan UU terorisme menunjukan konsistensi Golkar dalam mendukung dan membeckup Jokowi.

Mungkin benar politik itu cair. Apa saja bisa terjadi, tapi pernah kepikir nggak kenapa PKS nggak pernah ditawarin jatah menteri padahal statusnya sama dengan Golkar? Jawabnya adalah konsistensi. Pakde mungkin sudah belajar dari kasus penghianatan PKS zaman SBY. Pernah suatu ketika SBY berencana menaikan harga BBM, tapi PKS sebagai salah saru partai pendukung pemerintah malah mengerakkan masa turun ke jalan membawa dan memasang spanduk menolak rencana SBY menaikkan harga BBM.

So, untuk Pak Idrus, selamat bekerja. Semoga amanah dan bisa melanjutkan kinerja baik yang sudah dibuat oleh Buk Kofifah.








Leave a Reply