LORETA KAROSEKALI. DAVOS (Swiss) —  Kerajaan Arab Saudi kemarin [Rabu 24/1] mengungkap tampilan perdana perangkat data istimewa untuk mengukur arah kinerja negara tersebut dan membandingkannya dengan negara-negara lain.

International Performance Hub (IPH) – sebuah platform interaktif yang dirancang guna melacak lebih dari 500 Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicators) di bawah 12 pilar penting agar dapat diperbandingkan dengan 200 lebih negara – menghimpun metrik dari sejumlah lembaga internasional terkemuka, termasuk Bank Dunia dan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).




Dikembangkan oleh The National Center for Performance Measurement (Adaa), International Performance Hub (IPH) merupakan langkah penting di bawah pimpinan Arab Saudi. Lewat platform itu, Arab Saudi mengajak negara-negara lain agar memakai teknologi dan data kinerja untuk melacak perkembangannya dalam rangka mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan. IPH bertujuan mempromosikan integritas, akuntabilitas dan transparansi dalam layanan publik dan sektor lain.

Sebagai bukti dari komitmen penggunaan perangkat yang dipakai Kerajaan Arab Saudi untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan pada 2030, IPH juga ingin menyediakan pandangan kredibel dan bersifat outside-in terhadap evolusi Arab Saudi, bersama beberapa indikator utama yang terukur pada seluruh aspek sosio-ekonomi – membandingkan perkembangan setiap tahap dengan negara-negara lain serta peer-group di dunia.

Tentang peresmian Tolok Ukur tersebut di Davos pada minggu ini, Husameddin AlMadani, Director General, National Center for Performance Measurement, bilang, “Arab Saudi tengah menjalani peralihan penting selama bertahun-tahun. Visi 2030 yang ambisius ini menyentuh hampir setiap aspek dari kinerja negara dan berharap menghasilkan berbagai perkembangan penting pada seluruh aspek sosio-ekonomi. Seiring langkah bangsa Arab Saudi dalam mewujudkan daftar panjang dari berbagai target transformasi ini, upaya membandingkan kinerja negara dengan praktik internasional yang terbaik merupakan hal penting.”

Ekonom Jacques Attali, President, Positive Planet dan Positive Economy Forum, mitra IPH dalam bidang data dan pengetahuan, mengungkapkan arti penting dari perangkat ini, sambil menambahkan, “International Performance Hub menawarkan perangkat yang sangat dibutuhkan untuk membina transparansi dan tata kelola positif melalui wawasan bersama tentang dampak kebijakan publik. Peluncuran perangkat tersebut di Davos menjadi awal yang sangat menjanjikan, serta sebuah peluang untuk menjadikannya sebagai ambisi global dan kolaboratif yang sesungguhnya.”

Lewat pengumuman hari ini, Adaa secara resmi meluncurkan tahap beta dari International Performance Hub (IPH) di Davos, Swiss. Peluncuran tahap final dari International Performance Hub (IPH) ditargetkan pada akhir 2018.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.