NATALIE SEMBIRING. MEDAN. Wali Kota Medan (Drs H T Dzulmi Eldin S MSi)  meninjau Pasar Marelan  di Jl. Marelan Raya, Pasar V, Kelurahan Rengas Pulau (Medan Marelan) [Kamis 25/1]. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pasar berlantai 2 dan memiliki lahan seluas sekitar 1 ha itu telah siap menampung para pedagang

Sebab, Pasar Marelan direncanakan akan dioperasikan bulan depan.

Peninjauan ini dilakukan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Ir Akhyar Nasution didampingi Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya beserta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah (PD) terkait di lingkungan Pemko Medan. Kehadiran Wali Kota mendapat  apresiasi dari para pedagang.




Untuk fisik bangunan, Pasar Marelan ini  sebenanrnya sudah rampung. Para pekerja tinggal menyelesaikan finishing seperti pemasangan keramik lantai di lantai satu dan pembuatan meja beton untuk lapak pedagang berjualan beserta sekat. Wali Kota berharap finishing itu secepatnya selesai  dilakukan sehingga pengoperasian Pasar Marelan dapat dilakukan bulan depan.

Selanjutnya Wali Kota minta agar   halaman dan sekeliling Pasar Marelan dilengkapi dengan lampu penerangan. Di samping itu pasar juga harus memiliki tempat sampah dan saluran pembuangan air yang  baik.

“Tempat sampah dan saluran pembuangan air itu saya minta dibuat di halaman belakang pasar,” kata Wali Kota.

Setelah meninjau seluruh bangunan pasar baik di lantai satu maupun dua, Wali Kota minta agar finishing yang dilakukan selesai tepat waktu.  Dengan selesainya pembangunan pasar secara keseluruhan, seluruh padagang akan segera dipindahkan ke Pasar Marelan.

“Kita targetkan bulan dua sudah selesai dan bisa dioperasikan,” ungkapnya.

Oleh karenanya Wali Kota minta kepada Dirut PD Pasar agar memprioritaskan pedagang lama untuk mendapatkan stand, meja maupun kios  yang ada di Pasar Marelan tersebut. Berdasarkan data yang dimiliki Wali Kota, tercatat ada sekitar 791 pedagang yang selama ini berjualan di seputaran pasar marelan.

“Dengan dioperasikannya Pasar Marelan ini nanti, kita harapkan seluruh pedagang yang ada tertampung sehingga tidak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan seperti selama ini dilakukan. Insya Allah pengoperasian pasar ini dapat mengatasi kemacetan arus lalu lintas di seputaran pasar,” paparnya.

Sementara itu Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya mengamini harapan Wali Kota tersebut. Sebab, Pasar Marelan yang baru selesai dibangun ini  memiliki 800  unit stand, meja dan kios.  Pasar itu akan menampung seluruh pedagang yang selama ini berjualan di pasar lama, seputaran Jalan Marelan Raya, Jalan Kapten Rahmad Budin dan Jalan M. Basri.

“Jumlah pedagang yang kita data seluruhnya 791 orang, sedangkan  stand, meja dan kios yang kita miliki sebanyak 800 unit.  Berarti kita masih memiliki sisa 9 unit lagi. Setelah pengoperasina pasar ini dilakukan, kita tidak akan memperkenankan para pedagang berjualan di pinggir jalan maupun lokasi-lokasi yang selama ini dijadikan lapak  untuk berjualan!,” tegas Rusdi.








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.