[Sirulo TV]: Latihan Hari ke 2 Penampilan Karo di KBRI Den Haag

1
710

LORETA KAROSEKALI. LEIDEN. Latihan persiapan untuk penampilan Kerbau Siranggir telah memasuki hari ke 2. Kemarin dulu [Sabtu 3/2], berlangsung latihan di bengkel lukis milik pasangan Marjolijn Groustra dan Elbert Ploos van Amstel di Gedung Kaasmarkt, Kota Leiden (Nederland).




Latihan ini dihadiri oleh Marjolijn Groustra, Jessy beru Angkat, Marrten (suami Jessy), dan Juara R. Ginting. Clara Brakel berhalangan datang karena mengalami gangguan kesehatan.

Di hari ke 2 ini latihan dilakukan dengan membacakan kisah Kerbau Siranggir oleh Marjolijn Groustra, bermain musik Karo ketteng-ketteng oleh Maarten, dan latihan vokal oleh Jessy br Angkat. Juara R. Ginting yang biasanya didampingi oleh Clara Brakel sebagai instruktur kali ini memimpin latihan sendirian.

Pada latihan berikutnya (28 Pebruari 2018) diharapkan kehadiran para penari lainnya yang juga adalah vokalis bersama Juara R. Ginting. Sukma Pinem yang kebetulan datang ke Den Haag awal bulan depan meminta, kalau bisa, agar latihan setelah 28 Pebruari ini diadakan pada Hari Jumat 2 Maret 2018 agar dia bisa melihat latihan. Pada hari itu, pagi, dia bersama pengurus HMKI Belanda lainnya akan mengadakan audensi ke Duta Besar Indonesia untuk Belanda di KBRI Den Haag. Setelah audensi dia ingin menyempatkan diri melihat latihan bila para artis Kerbau Siranggir memang bisa latihan pada hari itu.

Rosvanda br Tarigan menyarankan agar salah satu dari latihan-latihan itu diadakan pada tanggal 17 atau 18 Maret 2018. Pada bulan April pelatih musik (Ita Apulina Tarigan) akan tiba di Belanda dari Jakarta untuk kemudian bergabung di dalam latihan-latihan berikut menjelang penampilan 28 April 2018.








1 COMMENT

  1. Sungguh sangat menarik penampilan Karo ini nanti di KBRI Den Haag. Saya melihatnya dari segi Karo Introvert yang sangat terlihat dari penampilan lagunya dalam latihan itu, mengingatkan lagu-lagu klasik Frederic Chopin yang sangat terkenal dan dikagumi (minor, moll) seluruh dunia, terutama bagi dunia introvert tetapi juga dunia extrovert dalam musik maupun dalam penampilan kehidupan sehari-hari. Lihat disini:

    CHOPIN – Nocturne Op.9 No2 (60 min) Piano Classical Music Concentration Studying Reading Background
    ♫HQ Classical Music♫

    Mix – Frédéric Chopin – Prelude in E-Minor (op.28 no. 4)
    YouTube

    Penampilan musik major-minor sepertinya seperti existensi kehidupan yang mengharuskan adanya gender, maskulin dan feminin, dalam istilah lain, major/dur dengan minor/moll.
    Pada zaman-zaman sebelum pengenalan Karo dan Kulturnya terutama musiknya sangat terasa ‘diremehkan’ atau dicemohkan sebagai lagu-lagu ‘putus asa’, tidak memberi semangat bagi pendengarnya. Tetapi sebaliknya bagi orang Karo sangat mengesankan dan juga memberi semangat tinggi tak ternilai. Wow, gimana kok bisa begitu?

    Pada hal dalam kenyataan seni musik dunia, musik introvert Karo itu dalam bentuk klasik moll Chopin sudah dinikmati dan dihargai dengan nilai sangat tinggi dalam masyarakat Elit Eropah terutama sejak diperkenalkannya musik introvert Frederic Chopin (musik klasik moll tersohor dari Chopin). Apakah musik introvert Karo itu terlalu elitis untuk dinikmati oleh orang biasa?

    MUG

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.