JANNER SIMARMATA. MEDAN – Untuk meningkatkan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa, STMIK Budi Darma selenggarakan Seminar Teknik Penulisan Karya Ilmiah dan Metodologi Penelitian Bidang Ilmu Komputer di Aula STMIK Budi Darma, Kampus 1: Jl. SM Raja No. 338, Simpang Limun, Medan [Jumat 9/2]. Seminar ini dilakukan agar mahasiswa memahami unsur-unsur penulisan yang baik, khususnya bagi semester akhir yang akan membuat karya ilmiah/ skripsi.

“Ini perlu diketahui oleh mahasiswa, seperti halnya tidak melakukan tindakan plagiat dan mengetahui sanksi-sanksi dari tindakan plagiat yang dilakukan,” kata Ketua STMIK Budi Darma (Mesran MKom).




Di samping itu, mahasiswa juga harus memahami bagaimana cara mengutip sumber secara benar dengan menggunakan perangkat lunak Mendeley, mengetahui cara mengecek plagiarism dari artikel ilmiah menggunakan perangkat lunak anti plagiasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mengetahui metode penelitian yang dilakukan pada bidang ilmu komputer,” ucap Mesran.

Pembicara seminar ini adalah Dr. Janner Simarmata ST MKom dengan topik Metodologi Penelitian Bagi Bidang Ilmu Komputer dan Robbi Rahim MKom membahas tentang Teknik Penulisan Karya Ilmiah.

“Janner Simarmata menuturkan bila kita ingin melakukan kegiatan penelitian ilmiah maka mulailah dengan menetapkan masalah yang ingin kita angkat dalam suatu penelitian, lalu mengumpulkan daftar literatur yang terkait dengan permasalahan,” tutur Dosen Universitas Negeri Medan ini.

Penelitian dibidang Ilmu Komputer itu sangat berbeda dengan penelitian pada bidang sosial kemasyarakatan. Umumnya penelitian Ilmu Komputer tidak mempunyai metodelogi yang jelas, karena tidak ada pembuatan kuisioner, tidak ada pengolahan data dan analisis datanya hanya sedikit.

“Kebanyakan penelitian pada bidang Ilmu Komputer adalah terapan dan mengacu pada penelitian yang memanfaatkan teori atau metode, dan perlu kita ketahui bahwa kegiatan penelitian pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan yang ada di masyarakat,” sambungnya.

Dalam menulis juga, kita harus menghindari teknik copy-paste, saat ini mulai muncul beberapa kasus plagiarisme yang menjadi keprihatinan kita semua. Hal ini tentu saja perlu menjadi perhatian kita, apalagi ada konsekuensinya yang telah diatur pada Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor 17 Tahun 2010.

Disampaikan Robbi Rahim, seminar yang dilakukan STMIK budidarma bagi para mahasiswa/i khususnya yang akan menyusun skripsi ini sangat tepat sekali.

“Diharapkan dengan seminar ini, mahasiswa dapat memahami teknik penulisan seperti parafrase teknik untuk mengantisipasi plagiat baik untuk skripsi maupun Publikasi jurnal yang saat ini sudah diwajibkan oleh pihak kampus sebelum memasuki sidang meja hijau, saya sangat mengapresiasi ketua STMIK demi mengenalkan budaya Publikasi kepada mahasiswa,” imbuhnya.




Seminar ini diikuti oleh 450 peserta dari mahasiswa semester 5 dan semester 7. Adapun peserta yang terdaftar pada seminar ini berasal dari mahasiswa dan dosen yang berasal dari STMIK Budi Darma dan Universitas Islam SU (UISU).

Diakhir seminar dilakukan bedah paper yang tujuannya agar mahasiswa memahami proses penulisan karya ilmiah pada bidang ilmu komputer.

Ada 28 paper yang diproses dan dipilih 4 paper terbaik, berikut adalah paper terbaik mahasiswa, Implementasi Metode Electre pada Sistem Pendukung Keputusan SNMPTN Jalur Undangan yang ditulis oleh Lidia Kristiani Simanjuntak dan Tessa Yolanda Marisi Sihite.




Implementasi Metode VIKOR untuk Menentukan Bahan Kulit Terbaik dalam Pembuatan Ikat Pinggang, ditulis oleh Sri Wulan, Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) Menerapkan Metode MOORA ditulis oleh Swandi Dedi Arnold Pardede dan Arahman Harahap.

Paper terbaik keempat adalah dengan judul Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Handphone Bekas Terbaik Menggunakan Metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ration Analysis (MOORA) oleh Ade Septi Rezeki Anggreani Binjori dan Hotni Rotua Hutapea.










Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.