Sebagai seorang muslim “sejati” Jokowi berusaha menampilkan Islam yang santi. Sementara di satu sisi muncul secara sistematik Islam yang marah. Ada yang memaksa biksu dengan surat pernyataan. Ada yang bawa pedang ngamuk dalam gereja. Ada yang dikeroyok rame-rame pas keluar dari masjid.

Ada yang mengancam mayat. Ada yang menggunakan masjid sebagai mimbar terrors. Dan, ada-ada saja yang lainnya.




Bpk Jokowi, terlepas dari anda adalah seorang muslim yang taat lagi santi dalam setiap aktivitasmu, ada hal fundamental dan teramat penting yang perlu anda kerjakan sebagai kepala negara, sekaligus kepala pemerintahan.

Apa itu?

Pertama, sebagai kepala negara yang memegang kekuasaan atas Kepolisiaan, bahkan TNI anda punya tugas konstitusional untuk melindungi segenap rakyat Indonesia tidak peduli apapun latar belakangnya, karena itu amanat konstitusi, tidak bisa ditawar.

Ke dua, sebagai kepala pemerintahan yang memegang kekuasaan eksekutif anda punya tanggungjawab untuk menegur, bahkan menindak tegas aparat eksekutif di bawah koordinasi anda jika tidak bisa menjaga ketertiban umum di wilayah kerjanya masing-masing. Sikap tegas ini dibutuhkan agar visi misi yang anda tawarkan bisa berjalan seirama.

Ke tiga, sebagai pimpinan tertinggi lembaga eksekutif, anda punya tugas serius untuk memastikan bahwa tidak ada satu manusia Indonesiapun yang disiksa atas dasar apapun.

#Itusaja!








Leave a Reply