Beberapa waktu belakangan ini ada artikel yang mengupas sosok Anies yang, diramalkan, akan menjadi kuda hitam. Bahkan dikatakannya ada kecenderungan seorang Jokowi akan terlampaui dalam elektabilitasnya.

Seorang Anies boleh digadang-gadang untuk head to head melawan Pak Jokowi. Namun, apakah kredibilitas serta pamor Anies sudah cukup umur untuk menjadi RI 1? Apakah kwalitas serta aura Anies saat ini memimpin DKI Jakarta sudah menunjukkan seorang pemimpin tangguh dan berkapasitas?




Jika mau jujur, kemenangan Anies menjadi DKI 1 bukan dari kemenangan yang secara kesatria, yang mestinya menang karena akal sehat. Barangkali jika saja Ahok tidak “kepleset lidah” soal Al Maidah, lalu keplesetnya Ahok diputar balikkan dan dijadikan trigger untuk membuat Pilkada DKI panas dan berdarah-darah, hanya untuk mengalahkan seorang Ahok. Energi bangsa ini terkuras habis, dengan demo berjilid-jilid, hingga situasi keamanan secara nasional tidak kondusif. Tentu rasanya Anies akan sulit mengalahkan Ahok. Sulit sekali!

Lalu, kenapa Gerindra, PKS dan PAN masih gamang untuk mengumumkan kandidat Calon Presiden?

Di sinilah persoalannya. Ketiga partai tersebut rasanya masih dibuat bingung oleh siapa sosok yang mumpuni untuk menandingi ketenaran nama Jokowi. Asumsi ini tentu bisa diamati setelah Pilkada serentak. Jika partai pendukung Anies bisa menang di Jateng dan Sumut, mereka tentu saja mempunyai modal dasar untuk memunculkan Kandidat Calon Presiden.

Persoalannya adalah, setelah di Jatim, Gerindra ternyata dibuat ompong oleh masyarakat Jatim, ternyata di Jateng juga Sudirman Said suaranya kurang greget. Apa lagi di Sumut, mereka rasanya sudah kapok oleh perangai pemimpin yang diusung oleh PKS.

Nah, secara umum, dengan kepimpinan Anies di DKI yang jauh dari ekspektasi masyarakat, bahkan terbukti kebijakan Anies kwalitasnya sekelas RT, mulai OK OC yang ternyata berbunga ugal-ugalan hingga sama sekali tidak memperhatikan skala prioritas persoalan DKI seperti Banjir, Macet dan Sosial di masyarakat.

Jika ada yang mengatakan Anies adalah Kuda Hitam yang akan mengancam dan bersaing dalam elektabilitas melawan Jokowi, rasanya jika ada yang melihat Anies seperti kuda hitam, tentu kuda hitam yang bulukan di dalam goa di malam hari. Itupun yang melihat orang buta.








1 COMMENT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.