Kolom Andi Safiah: FAHRI HAMZAH PANIK

Membubarkan KPK dengan Bacot

0
780

Saya perhatikan Fahri Hamzah sedang menampilkan akrobat jungkir balik akibat ulah KPK yang memang punya tugas konstitusional “memberantas” korupsi.

Fahri Hamzah tidak terima dengan sepak terjang KPK yang semakin membabi buta menangkap mereka yang secara meyakinkan terbukti korupsi, baik lewat transaksi dengan password ayat-ayat suci, maumun ayat-ayat tuyul.







Ocehan Fahri yang ditanggapi dengan santi oleh juru bicara KPK membuktikan memang ada yang “ngamuk” dalam alam bawah sadar Fahri. Bisa jadi konspirasi besar ini melibatkan Fahri, makanya kawan seperjuangan dia macam Novanto sekalipun ditelikung dengan gaya bebas.

Fahri bahkan secara terbuka sambil bercanda mengatakan bahwa Novanto bukanlah orang hebat, bahkan berdiri pun dia ketiduran. Mungkin benar anekdot bahwa tidak ada lawan dan kawan abadi dalam politik, karena yang eksis dalam politik hanyalah kepentingan.

Kepentingan Fahri menurut pandangan liar saya sebagai masyarakat adalah untuk menyelamatkan diri, sehingga dia secara serampangan menembak semua yang ada di hadapannya; termasuk “mengancam” secara tidak langsung Presiden Jokowi.

Political panic-ing memang begitu. Ketika kawan-kawannya sudah menjadi pesakitan, dia secara psikologis tertekan bukan oleh ulah KPK, tapi oleh ulah alam bawah sadarnya sendiri.

Jadi, mari kita saksikan, apakah KPK sebagai lembaga anti rasua bisa bubar hanya karena seorang anggota DPR RI yang dalam bahasa konstitusional adalah anggota DPR Illegal, bisa membubarkan KPK dengan bacotnya yang aduhai bocor.

#Itusaja!

VIDEO: Lyodra beru Ginting yang menjuarai lomba nyanyi tingkat internasional di Italy bernyanyi menghibur penonton di sebuah pesta rakyat Suku Karo di desa sejuk Dataran Tinggi Karo (Karo Gugung). Lagu ini bisa menjadi sindiran ke Fahri Hamzah yang isinya kira-kira, sudahlah cukup, selama ini kami mengharapkan bara penghangat badan datangnya dari air mengalir (harapan sia-sia).








Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.